Market Hari Ini 06 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Okupansi Ramadan Tinggi, Simak Rekomendasi Saham Hotel

Okupansi Ramadan Tinggi, Simak Rekomendasi Saham Hotel
Okupansi Ramadan Tinggi, Simak Rekomendasi Saham Hotel

KABARBURSA.COM - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memprediksi tingkat okupansi hotel selama libur Ramadan hingga Lebaran bisa mencapai di atas 70persen tahun ini.

Menurut Oktavianus Audi, Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia, dengan tingkat aktivitas yang diperkirakan meningkat dibandingkan tahun lalu, potensi okupansi hotel bisa melebihi 70persen.

"Kami berpandangan momen ini akan mendorong kinerja emiten perhotelan dengan rata-rata mencatatkan kenaikan laba bersih di atas 20persen jika mengacu pada tahun lalu," ujarnya kepada Kontan.co.id pada Selasa, 5 Maret 2024.

Prospek emiten perhotelan juga dinilai masih akan tumbuh positif di tahun 2024, sejalan dengan potensi meningkatnya aktivitas wisatawan dan adanya perubahan atas Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi tarif paling tinggi 10persen, berbeda dengan sebelumnya yang diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 dengan tarif paling tinggi 35persen.

"Perubahan ini diyakini akan mendongkrak pendapatan emiten hotel dengan mengurangi beban tarif pajak," tambahnya.

Menurut Oktavianus, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menjadi perhatian khusus karena sebagian besar aset strategis INPP terletak di Bali, salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara.

"Kami melihat destinasi Bali yang menjadi favorit wisatawan mancanegara masih akan mendorong pendapatan INPP di tahun 2024," lanjutnya.

Oktavianus merekomendasikan untuk membeli saham INPP saat terjadi penurunan harga (buy on weakness) dengan resistance pada level Rp1.115 per saham, dan membeli saham EAST saat terjadi break pada level resistensi di Rp148 per saham.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait