Market Hari Ini 27 Mar 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

OMED Raup Pendapatan Bersih Rp2,06 Triliun pada 2025

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto meningkat 15,0 persen YoY menjadi Rp717,5 miliar

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sukses membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,06 triliun pada tahun 2025.

Ilustrasi rumah sakit (Foto: OneMed)
Ilustrasi rumah sakit (Foto: OneMed)

KABARBURSA.COM - PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sukses membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,06 triliun pada tahun 2025. Angka ini meningkat 9,4 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp1,89 triliun pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto meningkat 15,0 persen YoY menjadi Rp717,5 miliar, dengan margin laba bruto membaik menjadi 34,8 persen dari sebelumnya 33,1 persen.

"Peningkatan margin ini mencerminkan efisiensi biaya produksi serta perbaikan bauran produk ke arah produk dengan margin yang lebih tinggi," tulis manajemen OMED dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat, 27 Maret 2026.

Sementara itu, OMED membukukan laba usaha sebesar Rp390,9 miliar atau tumbuh 12,2 persen YoY, dengan margin usaha sebesar 18,9 persen.

Laba tahun berjalan OMED meningkat 13,9 persen YoY menjadi Rp368,9 miliar dibandingkan Rp324,0 miliar pada tahun sebelumnya.  Beriringan dengan itu, laba per saham (EPS) OMED meningkat menjadi Rp13,57 dari Rp11,89.

Memasuki tahun 2026, manajemen menyatakan OMED mempertahankan pandangan yang konstruktif terhadap
prospek pertumbuhan industri alat kesehatan nasional meskipun dihadapkan pada tantangan global seperti ketidakpastian geopolitik dan potensi tekanan harga energi.

OMED sendiri menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun pada tahun 2026 atau tumbuh di kisaran 10–15 persen YoY. Selain itu, Perseroan juga menargetkan margin laba bruto berada pada kisaran awal 30 persen dan penjualan ekspor mencapai USD1,0–1,5 juta.

"Target tersebut akan didukung oleh penguatan distribusi domestik, pengembangan produk dengan margin lebih tinggi, ekspansi pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional yang berkelanjutan," tulis manajemen. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait