Market Hari Ini 18 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Output Industri dan Ritel China Lampaui Prediksi

Output Industri dan Ritel China Lampaui Prediksi
Output Industri dan Ritel China Lampaui Prediksi

KABARBURSA - Berdasarkan data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) dan dilaporkan oleh Reuters pada Senin (18/3), output pabrik di China mengalami kenaikan selama periode Januari-Februari dan melampaui ekspektasi. Output industri meningkat sebesar 7,0persen dalam dua bulan pertama tahun ini, melebihi perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters yang sebesar 5persen. Ini merupakan pertumbuhan tercepat dalam hampir dua tahun.

Sementara itu, data penjualan ritel juga menunjukkan kenaikan sebesar 5,5persen, melampaui perkiraan analis sebesar 5,2persen. Namun, pertumbuhan ini melambat dari bulan Desember 2023 yang mencapai 7,4persen. Liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama delapan hari di bulan Februari menyaksikan kembalinya sektor perjalanan, mendukung pendapatan sektor pariwisata dan perhotelan.

Investasi aset tetap juga menunjukkan kenaikan sebesar 4,2persen dalam dua bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, melampaui ekspektasi kenaikan sebesar 3,2persen. Data ini, bersama dengan data perdagangan dan inflasi konsumen yang lebih baik dari perkiraan, memberikan dorongan sementara bagi para pembuat kebijakan China dalam upaya mereka untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Namun, meskipun pencapaian pertumbuhan yang kuat ini memberikan harapan, tahun ini akan menjadi lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dengan ketidakpastian di sektor properti yang masih lemah. Meskipun terjadi penurunan investasi properti sebesar 9,0persen secara tahunan pada bulan Januari-Februari, dibandingkan dengan penurunan sebesar 24,0persen pada bulan Desember, sektor ini masih jauh dari stabil.

Pemerintah China telah mengambil langkah-langkah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk rencana penerbitan obligasi negara khusus jangka panjang senilai 1 triliun yuan untuk mendukung sektor-sektor kunci. Gubernur bank sentral China juga mengindikasikan potensi pemotongan persyaratan rasio cadangan bank, sementara langkah-langkah lainnya termasuk upaya untuk meningkatkan pinjaman untuk proyek-proyek perumahan dan melonggarkan pembatasan pembelian properti. Meskipun demikian, pasar kerja masih menghadapi tekanan dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 5,3persen pada bulan Januari-Februari dari 5,1persen pada bulan Desember.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait