Market Hari Ini 28 Mar 2024 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Padang Lamun RI Serap Karbon hingga 5,8 Megaton Per Tahun

Padang Lamun RI Serap Karbon hingga 5,8 Megaton Per Tahun
Padang Lamun RI Serap Karbon hingga 5,8 Megaton Per Tahun

KABARBURSA.COM - Indonesia memiliki area padang lamun yang luas sehingga hal ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai segi, salah satunya penyerapan karbon.

Senior Advisor on Economics and Policy Area, Telisa Aulia Falianty mengatakan Indonesia memiliki potensi padang lamun seluas 3 juta hektar area.

Kata Telisa, banyaknya potensi padang lamun di lautan Indonesia bisa dimanfaatkan untuk menyerap karbon sebanyak 5,8 megaton per tahun.

"Itu bisa menyerap hingga 1,9 sampai 5,8 megaton karbon per tahun, ini sangat besar untuk menyerap karbonnya," ujar Telisa di Jakarta, Kamis 28 Maret 2024.

Selain itu menurut dia, padang lamun tidak hanya untuk penyerap karbon, tapi juga bisa dijual di bursa karbon.

"Sebenarnya potensi banget untuk kita tanam kemudian itu bisa menjadi penyerap karbon dan siapa tau bisa dijual di bursa karbon," jelasnya.

Sebelumnya Telisa menyebut bahwa laut Indonesia dinilai mempunyai potensi yang bagus untuk bisa mengembangkan ekonomi biru.

“Sebenarnya potensi maritim kita tuh 70persen lebih, itu luas lautan dan bisa menyerap karbon. Beberapa hewan itu seperti fitoplankton itu juga sebenarnya secara teori bisa menyerap karbon,” ujar dia.

Telisa menuturkan laut Indonesia sangat kaya karena memiliki garis pantai sepanjang 6,4 juta kilometer, terdapat keanekaragaman hayati sebesar 8.500 biota, hingga produksi perikanan berkelanjutan.

“Jangan lupa perdagangan itu dilakukan melalui laut tentunya 45persen perdagangan dunia itu dikirim melalui laut di Indonesia,” jelasnya. (yog/prm)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait