Market Hari Ini 06 Oct 2025 Penulis: Citra Dara Vresti Trisna Editor: Moh. Alpin Pulungan

Pasar Asia Awal Pekan: Siapa Naik, Siapa Tersungkur?

Pasar saham Asia buka minggu ini dengan arah bervariasi. Jepang dan Korea Selatan naik tajam, sementara Hong Kong masih dibayangi tekanan sektor properti.

Bursa Asia bergerak campuran hari ini. Nikkei dan Kospi naik signifikan, sementara Hang Seng turun karena sektor properti dan teknologi melemah.

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: doc KabarBursa.com.
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: doc KabarBursa.com.

KABARBURSA.COM - Pasar saham Asia pada perdagangan awal pekan ini menampilkan pergerakan bervariasi. Sebagian indeks utama menguat ditopang sentimen positif dari kinerja korporasi dan ekspektasi stimulus ekonomi, sementara indeks lainnya terkoreksi akibat tekanan sektor tertentu dan aksi ambil untung investor.

Secara keseluruhan, bursa Asia bergerak campuran pada sesi pembukaan. Penguatan signifikan di Tokyo dan Seoul menunjukkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi regional, sementara pasar Hong Kong masih tertekan.

Investor regional kini menantikan sinyal arah kebijakan moneter dari bank sentral utama dunia, termasuk langkah lanjutan stimulus di Tiongkok serta kebijakan suku bunga dari Bank of Japan dan Bank of Korea yang akan menjadi katalis dalam beberapa pekan mendatang. Berikut, pembukaan bursa Asia hari ini:

Hong Kong

Indeks Hang Seng (HSI) dibuka di level 27.140,92, turun 146,18 poin atau 0,54 persen. Tekanan terjadi di saham teknologi dan properti akibat kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Tiongkok. Investor juga masih mencermati arus modal keluar dari pasar saham Hong Kong, meski pemerintah berupaya memperkuat sentimen dengan kebijakan buyback saham.

Tiongkok Daratan

Indeks Shanghai Composite (SSEC) naik tipis ke level 3.882,78, menguat 20,25 poin atau 0,52 persen. Penguatan ini dipicu ekspektasi stimulus tambahan dari pemerintah untuk mendukung sektor properti dan konsumsi domestik. Meski demikian, pelaku pasar tetap berhati-hati menilai arah kebijakan fiskal dan kredit di tengah kondisi ekonomi yang masih rapuh.

Jepang

Indeks Nikkei 225 mencatat lonjakan ke 47.501,00, naik 1.731,50 poin atau 3,78 persen. Kenaikan tajam ini ditopang penguatan saham-saham eksportir setelah yen melemah, serta sentimen positif dari laporan keuangan emiten besar Jepang. Investor juga menunggu arahan Bank of Japan terkait kebijakan suku bunga dan potensi stimulus fiskal baru dari pemerintah.

Korea Selatan

Indeks Kospi menguat ke 3.549,21, naik 93,38 poin atau 2,70 persen. Kenaikan ini didorong oleh reli saham teknologi dan eksportir, seiring meningkatnya permintaan global atas semikonduktor. Sentimen juga diperkuat oleh stabilnya nilai tukar won dan ekspektasi bahwa Bank of Korea akan menahan suku bunga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
CI
Ass. Redaktur

Citra Dara Vresti Trisna

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait