Market Hari Ini 01 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

PEFINDO Pertahankan Peringkat A+ untuk Obligasi INKP

PEFINDO menegaskan peringkat A+ stabil untuk obligasi dan sukuk Indah Kiat Pulp & Paper (INKP)

PEFINDO menegaskan peringkat A+ stabil untuk obligasi dan sukuk Indah Kiat Pulp & Paper (INKP), mencakup penerbitan hingga Rp14 triliun dan USD200 juta.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) kembali memperoleh peringkat idA+ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). (Foto: Dok. Indah Kiat Pulp)
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) kembali memperoleh peringkat idA+ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). (Foto: Dok. Indah Kiat Pulp)

KABARBURSA.COM – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) kembali memperoleh peringkat idA+ dengan outlook stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk sejumlah instrumen obligasi dan sukuk yang diterbitkan perseroan. 

Penegasan ini disampaikan dalam surat resmi PEFINDO bertanggal 10 September 2025 dan diterima manajemen Indah Kiat pada 11 September 2025.

Peringkat tersebut mencakup Obligasi Berkelanjutan V Tahap V Seri A senilai Rp849,54 miliar yang jatuh tempo 30 September 2028, Seri B senilai Rp3,09 triliun jatuh tempo 2030, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap V senilai Rp1,1 triliun jatuh tempo 2030. 

Selain itu, PEFINDO juga menegaskan peringkat A+ untuk Obligasi USD Berkelanjutan II Tahap IV yang terbagi dalam tiga seri dengan total emisi lebih dari USD12 juta.

PEFINDO menegaskan peringkat A+ mengindikasikan kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dinilai kuat dibandingkan dengan perusahaan lain di Indonesia. 

Meski begitu, kemampuan emiten tetap rentan terhadap perubahan kondisi bisnis dan ekonomi dibandingkan dengan perusahaan yang berperingkat lebih tinggi.

Penilaian ini merujuk pada laporan keuangan audit per 31 Desember 2024 dan laporan keuangan tidak audit per 31 Maret 2025. 

Data menunjukkan total aset Indah Kiat mencapai Rp439,77 triliun per akhir 2024 dengan liabilitas Rp341,70 triliun, sehingga ekuitas tercatat Rp98,07 triliun. Namun, laba bersih 2024 turun menjadi rugi Rp52,56 miliar dari rugi Rp50,43 miliar di tahun sebelumnya.

Indah Kiat sebelumnya telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan plafon Rp14 triliun, serta Obligasi USD Berkelanjutan II dengan plafon USD200 juta. 

Peringkat A+ yang dipertahankan PEFINDO ini memberikan kepastian bagi investor terkait kemampuan perseroan melunasi kewajiban dari rencana penerbitan obligasi tersebut.

Corporate Secretary INKP, Heri Santoso, dalam keterbukaan informasi menegaskan hasil pemeringkatan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pelaporan tahunan emiten. 

“Kami menyampaikan surat keterangan peringkat atas penerbitan obligasi dan sukuk kepada OJK serta Bursa Efek Indonesia sebagai bentuk keterbukaan informasi,” tulis Heri dalam keterangannya, Rabu, 1 Oktober 2025.

Dengan rating A+ stabil, instrumen utang yang diterbitkan INKP dianggap memiliki risiko relatif rendah dibandingkan mayoritas obligasi korporasi di pasar. 

Bagi investor institusi, rating ini menjadi sinyal positif terhadap kelayakan investasi meskipun kinerja laba perusahaan masih tertekan.

Ke depan, kinerja Indah Kiat masih akan dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan baku pulp global, biaya energi, serta permintaan kertas di pasar ekspor. 

PEFINDO juga menekankan risiko utama berasal dari volatilitas harga bahan baku dan ketergantungan pada pasar luar negeri. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait