Market Hari Ini 18 Sep 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Pelonggaran BI Dorong IHSG Menguat, Saham Perbankan Jadi Sorotan

Pencapaian ini kian signifikan meski arus dana asing kembali mencatat net outflow Rp151,9 miliar

Pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia kembali membawa hembusan optimisme ke lantai bursa. Sentimen itu menjadi katalis

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia kembali membawa hembusan optimisme ke lantai bursa. Sentimen itu menjadi katalis, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju percaya diri, menembus ambang psikologis yang selama ini dinanti investor.

Kemarin, IHSG mengakhiri perdagangan dengan penguatan 0,9 persen di level 8.025,2. Untuk pertama kalinya, indeks berhasil melewati angka 8.000. Chief Economist sekaligus Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, menilai pencapaian ini kian signifikan meski arus dana asing kembali mencatat net outflow Rp151,9 miliar. “IHSG tetap melaju, meski investor asing menekan dengan aksi jual bersih,” tulisnya dalam riset Kamis 18 September.

Perhatian pasar tertuju pada saham perbankan. BBCA dilepas asing hingga Rp566 miliar, memicu koreksi 0,9 persen ke level 7.850. Namun BMRI yang juga terkena net sell Rp269 miliar justru menguat 0,7 persen ke 4.510. Tidak berhenti di situ, BBRI melesat 2,2 persen ke 4.220, sementara BBNI naik 1,8 persen ke 4.450.

Rully menekankan, penggerak utama saham bank besar tak lain adalah langkah mengejutkan dari Bank Indonesia. BI memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen. “Kami memperkirakan pemangkasan akan terjadi, tetapi tidak menyangka dilakukan secepat ini. Siklus pelonggaran sudah sangat agresif,” jelasnya.

Kebijakan tersebut kian kokoh setelah dipadukan dengan injeksi likuiditas Rp200 triliun dari pemerintah. Sinergi ini diharapkan mempercepat akselerasi pertumbuhan kredit ke depan.

Hari ini, IHSG telah naik 12,02 persen year-to-date (YtD) dan kini bertengger di level 8.047. Sepanjang tahun berjalan, indeks bertambah 967,3 poin.

Reli lintas sektor menopang pergerakan. Hampir seluruh indeks sektoral menanjak, dengan IDXTECHNO menjadi motor penggerak berkat lonjakan 63,09 persen YtD. Menyusul kemudian IDXBASIC dengan kenaikan 28,90 persen, IDXINDUST menambah 27,44 persen, dan IDXTRANS meningkat 22,40 persen.

Namun ada sektor yang tertinggal. Indeks keuangan (IDXFINANCE) hanya naik 5,32 persen YtD ke 1.470, setara tambahan tipis 78,3 poin.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait