Market Hari Ini 28 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Pemegang Saham Ifishdeco (IFSH) Deviden Tunai Rp 63,378 M

Pemegang Saham Ifishdeco (IFSH) Deviden Tunai Rp 63,378 M
Pemegang Saham Ifishdeco (IFSH) Deviden Tunai Rp 63,378 M

KABARBURSA.COM - PT Ifishdeco Tbk (IFSH) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya, sebuah keputusan yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, pada Kamis 28 Maret 2024.

Perusahaan yang bergerak dalam produksi bijih nikel ini akan membagikan dividen tunai sejumlah Rp 63,378 miliar untuk tahun buku 2023, setara dengan Rp 29,83 per saham.

Rasio dividen ini mencapai 30persen dari laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pada tahun sebelumnya, IFSH berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 211,26 miliar atau Rp 109,63 per saham.

Pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ini mencapai 6,06persen secara year-on-year (yoy). Pada tahun sebelumnya, laba bersih IFSH mencapai Rp 199,18 miliar atau setara Rp 93,74 per saham.

Pada tahun 2023, secara konsolidasi, IFSH mencatat penjualan sebesar Rp 1,43 triliun, meningkat 52,6persen dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 939,03 miliar pada tahun 2022. IFSH berhasil menjual 2,29 juta metrik ton bijih nikel sepanjang tahun lalu, mencapai sekitar 85persen dari target IFSH sebesar 2,7 juta metrik ton nikel pada tahun 2023.

Di sisi lain, beban penjualan IFSH mengalami penurunan sebesar 6,63persen, dari Rp 312,04 miliar menjadi Rp 291,32 miliar pada tahun 2023. Sementara beban umum dan administrasi meningkat sebesar 18,43persen menjadi Rp 104,48 miliar, dari Rp 88,21 miliar pada tahun 2022. Meskipun begitu, laba usaha IFSH berhasil melonjak 84,18persen menjadi Rp 292,20 miliar, dibandingkan dengan Rp 158,64 miliar pada tahun 2022.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait