Market Hari Ini 21 Feb 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Pemindahan ASN ke IKN Berubah Jadi 6.000 Pegawai

Pemindahan ASN ke IKN Berubah Jadi 6.000 Pegawai
Pemindahan ASN ke IKN Berubah Jadi 6.000 Pegawai

KABARBURSA.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) berubah menjadi lebih dari 6.000 terlebih dahulu karena ketersediaan tempat yang belum memadai.

Menurut Anas, saat ini di IKN baru terdapat 47 tower, di mana satu tower berisi 60 unit tempat hunian untuk ASN, TNI/Polri, eselon I, dan lainnya. Meskipun rencananya sebelumnya ada sekitar 11.916 ASN yang akan pindah, namun karena ketersediaan bangunan baru mencukupi untuk 6.000 orang, maka 6.000 ASN tersebut akan menjadi yang pertama kali dipindahkan. Pernyataan ini disampaikan Anas di Jakarta pada Rabu, 21 Februari 2024.

Tak hanya ada pengurangan jumlah ASN yang pindah, waktu pemindahan yang semula direncanakan pada bulan Juli mengalami penundaan hingga setelah Agustus 2024. Menurut Anas, hal ini sesuai dengan arahan Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.

Anas menjelaskan bahwa penundaan pemindahan ASN disebabkan sebagian kawasan tersebut akan digunakan untuk upacara perayaan 17 Agustus. Awalnya, pemindahan dijadwalkan pada bulan Juli, tetapi atas arahan Mensetneg karena sebagian tempat akan digunakan untuk upacara, pemindahan diundur hingga setelah Agustus.

Pemindahan ASN akan dibagi menjadi tiga prioritas. Pertama, eselon I sebanyak 179 dari 38 kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Perdagangan. Kedua, 91 eselon I dari 29 kementerian/lembaga, dan ketiga, sebanyak 378 eselon I dari 59 kementerian/lembaga.

Anas juga menyatakan bahwa tempat untuk suami-istri eselon I sudah disiapkan di IKN. Sambil menunggu tower yang selesai, mereka dapat berbagi pengalaman. Anas menjelaskan bahwa konsep kantor kementerian dan lembaga di IKN berbeda dengan di Jakarta. Di sini, para ASN akan bekerja secara efektif dengan basis sistem elektronik.

Kantor di IKN tidak akan seperti kantor saat ini, di mana setiap individu memiliki meja sendiri. Konsep ke depannya adalah berbagi, sesuai dengan perkembangan pemerintahan berbasis elektronik. Sistem kerja akan menjadi efektif dengan konsep berbagi kantor, berbagi sistem, dan sebagainya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait