Market Hari Ini 27 Feb 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

Pendapatan Cinema XXI Naik Rp5,7 Triliun: Maret 2025 Bakal Lakukan Buyback Saham

Rencana buyback saham yang bakal digelar Maret 2025 mendatang nilai maksimal Rp300 miliar.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk alias Cinema XXI atau dalam kode saham CNMA meraih pendapatan Rp Rp5,7 triliun per 31 Desember 2024

Cinema XXI menghadirkan bioskop terbaru Agora Mall XXI yang dilengkapi teknologi IMAX® with Laser. Dok: XXI
Cinema XXI menghadirkan bioskop terbaru Agora Mall XXI yang dilengkapi teknologi IMAX® with Laser. Dok: XXI

KABARBURSA.COM - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk alias Cinema XXI atau dalam kode saham CNMA meraih pendapatan Rp  Rp5,7 triliun per 31 Desember 2024, meningkat 9,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 sebesar Rp5,2 triliun.

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman mengatakan laba bersih perusahaannya setelah pajak juga mencatatkan kenaikan menjadi Rp802,5 miliar, tumbuh 8,1 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp742,3 miliar, dengan perolehan EBITDA Rp1,8 triliun. 

 “Cinema XXI mengapresiasi kepercayaan para penonton serta dukungan dari berbagai pihak di industri perfilman, pemerintah, pemegang saham, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan, yang telah mendukung perusahaan untuk terus berkembang dan mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024,” ujar Suryo melalui keterangan tertulis yang diterima Kabarbursa.com pada di Jakarta, Kamis, 21 Februari 2025.

Suryo menyebut jejaring bioskop perusahaannya tersebar di seluruh Indonesia sejak 36 tahun lalu. Sehingga mereka harus  berkomitmen menjaga pertumbuhan kinerja dengan fokus meningkatkan kualitas layanan bioskop bagi konsumen.

Suryo menjelaskan, peningkatan pendapatan tahun 2024 didukung oleh kontribusi penjualan tiket bioskop serta makanan dan minuman yang mencapai Rp5,5 triliun atau tumbuh 9,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan tersebut didorong berbagai inovasi dan strategi bisnis seperti penambahan bioskop baru di lokasi yang strategis dan potensial, diversifikasi menu makanan dan minuman sesuai dengan selera penonton, serta program promosi yang efektif dan tepat sasaran.

Cinema XXI juga telah melakukan ekpansi bisnis sepanjang 2024 yakni dengan  membuka 16 lokasi bioskop baru dan menambah 70 layar, sehingga total bioskop yang dioperasikan mencapai 256 bioskop dengan total 1.350 layar di 65 kota atau kabupaten di seluruh Indonesia. Perluasan jaringan bioskop ini turut mendorong peningkatan jumlah penonton yang mencapai 87,1 juta penonton pada 2024, tumbuh 3,3 persen dari 84,3 juta penonton pada 2023.

“Di tengah tantangan pemulihan pasar film internasional, perkembangan industri film dalam negeri telah menghasilkan beragam film berkualitas yang mendukung pertumbuhan industri bioskop di Indonesia. Hal ini turut mendorong pertumbuhan jumlah penonton bioskop Cinema XXI dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan Perseroan,” tutur dia.

Pembelian kembali saham


Suryo menjelaskan bahwa harga saham saat ini belum mencerminkan nilai intrinsik perusahaan. Oleh karena itu, buyback diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis jangka panjang. "Kami berharap buyback dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis Cinema XXI dan memberikan fleksibilitas perusahaan dalam pengelolaan modal jangka panjang," ujar Suryo.

Dalam pelaksanaannya, harga pembelian kembali saham akan dibatasi hingga Rp270 per lembar, sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 29 Tahun 2023.

Buyback akan dilakukan secara bertahap melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dijadwalkan berlangsung paling lama 12 bulan setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). RUPST Cinema XXI dijadwalkan pada 24 Maret 2025, sehingga batas akhir buyback adalah 24 Maret 2026.

Cinema XXI merupakan jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 36 tahun di industri pertunjukan film. Hingga 31 Desember 2024, perusahaan telah mengoperasikan 1.350 layar di 256 lokasi bioskop di 65 kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.

Sejak 2006, Cinema XXI terus berinovasi dengan meluncurkan m.tix sebagai platform pemesanan tiket digital, serta menghadirkan teknologi IMAX pada 2012. Perusahaan juga memperkenalkan sistem audio canggih Dolby Atmos yang kini tersedia di 82 layar.

Cinema XXI telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk World Branding Award selama tiga tahun berturut-turut (2017–2019), Millennials Top Brand Awards 2019, serta Industry Champion of The Year dari ACES Awards 2020. Pada 2023 dan 2024, perusahaan dinobatkan sebagai Indonesia Best Managed Company oleh Deloitte dan meraih CineAsia APAC Achievement Award dari International Cinema Technology Association (ICTA) dan CineAsia.(*)


Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait