Market Hari Ini 23 Oct 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Pendapatan ESSA di Kuartal III 2025 Susut 13 Persen

Di sisi lain, fasilitas produksi amoniak mencapai tingkat utilisasi sebesar 113 persen selama sembilan bulan pertama tahun 2025

Di sisi lain, fasilitas produksi amoniak mencapai tingkat utilisasi sebesar 113 persen selama sembilan bulan pertama tahun 2025,

PT ESSA Industries Indonesia Tbk atau ESSA. (Foto: Dokumentasi Perusahaan)
PT ESSA Industries Indonesia Tbk atau ESSA. (Foto: Dokumentasi Perusahaan)

KABARBURSA.COM - PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mencatat pendapatan sebesar USD200 juta pada kuartal III 2025, menyusut 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih  yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham ESSA pada kuartal III 2025 juga menurun 37 persen menjadi USD21 juta dibanding peridoe serupa tahun sebelumnya.

Di sisi lain, fasilitas produksi amoniak mencapai tingkat utilisasi sebesar 113 persen selama sembilan bulan pertama tahun 2025, didukung oleh total 9,1 juta jam kerja aman tanpa Lost Time Injury (LTI).

Sementara itu, kilang LPG mencatatkan 6,3 juta jam kerja aman kumulatif tanpa LTI, menandai lebih dari enam tahun operasi berkelanjutan tanpa plant trip dengan tingkat ketersediaan fasilitas sebesar 99,7 persen pada kuartal III 2025.

Penurunan harga amoniak sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu diklaim menjadi tantangan bagi Perseroan.  Sementara harga LPG juga mengalami sedikit penurunan sebesar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (9M24).

Namun demikian, pada kuartal III ini terjadi pemulihan harga amoniak sebesar 7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Adapun, gangguan pasokan gas hulu untuk fasilitas amoniak telah sepenuhnya terselesaikan pada akhir kuartal II 2025, memungkinkan pabrik mencapai tingkat utilisasi sebesar 123 persen pada kuartal III 2025 dibandingkan 112 persen pada kuartal II 2025.

Presiden Direktur & CEO ESSA, Kanishk Laroya mengatakan mencapai posisi tanpa utang merupakan langkah penting dalam perjalanan ESSA menuju pertumbuhan. Menurutnya, pencapaian ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk berinvestasi pada proyek-proyek yang akan membentuk masa depan ESSA, khususnya dalam pengembangan amoniak rendah karbon dan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

"Hal ini tercermin dari kelancaran operasi kami pada kuartal III setelah selesainya perawatan di pemasok gas hulu. Harga amoniak juga menunjukkan tren pemulihan pada kuartal ketiga dibandingkan kuartal sebelumnya, dan kami terus melihat penguatan harga memasuki kuartal ke-empat," ujar dia dalam keterangannya,Rabu, 22 Oktober 2025.

ESSA sendiri tengah mempersiapkan langkah transformasi untuk mengubah fasilitas amoniak yang ada menjadi fasilitas amoniak rendah
karbon, dengan target menangkap dan menyimpan sekitar 1 juta ton CO₂ per tahun.

Selain itu, melalui entitas anaknya, PT ESSA SAF Makmur (ESM), ESSA tengah mengupayakan pengembangan fasilitas produksi greenfield berteknologi tinggi untuk memproduksi hingga sekitar 200.000 metrik ton SAF per tahun.(*) 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait