Market Hari Ini 28 Mar 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Pengendali Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Akumulasi 125 Juta Saham

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Samuel Tumbuh Bersama mengakumulasi 125.239.800 saham NSSS di harga Rp234

Pengendali PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yakni PT Samuel Tumbuh Bersama tercatat meningkatkan kepemilikan sahamnya

Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Pengendali PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yakni PT Samuel Tumbuh Bersama tercatat meningkatkan kepemilikan sahamnya pada Rabu, 25 Maret 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Samuel Tumbuh Bersama mengakumulasi 125.239.800 saham NSSS di harga Rp234

Pembelian tersebut mendorong total kepemilikan saham Samuel Tumbuh Bersama meningkat dari sebelumnya 9,25 miliar saham satu setara 38,90 persen, kini menjadi 9,38 miliar saham dengan porsi hak suara naik menjadi 39,42 persen.

Kebaikan tersebut mempertegas posisinya sebagai pemegang saham pengendali dari saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.

Transaksi dilakukan melalui skema repurchase agreement (repo) dan berstatus pembelian tidak langsung.  Dalam keterangannya, pelapor menyatakan tetap akan mempertahankan status sebagai pengendali perseroan.

Dari sisi pergerakan harga, saham NSSS menunjukkan dinamika yang cukup volatil dalam jangka pendek, namun tetap solid dalam tren menengah hingga panjang.

Dalam satu pekan, NSSS mengalami kenaikan sebanyak 5,03 persen. Namun, dalam periode satu bulan, saham NSSS sempat terkoreksi 15,70 persen.

Meski demikian, tren jangka menengah masih menunjukkan kekuatan yang signifikan. Dalam tiga bulan terakhir, saham ini naik 23,68 persen, sementara dalam enam bulan melonjak 86,14 persen.

Secara year-to-date, saham NSSS masih mencatatkan kenaikan tipis 1,62 persen. Yang paling mencolok, dalam horizon jangka panjang, saham NSSS mencatatkan lonjakan luar biasa.

Dalam satu tahun terakhir, harga sahamnya telah meroket hingga 226,39 persen, bahkan dalam tiga tahun terakhir melonjak 552,78 persen. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait