Market Hari Ini 29 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Penjualan CSRA Naik 75,9 Persen, Raup Cuan Rp213,92 Miliar

Pendapatan Cisadane Sawit Raya (CSRA) naik 75,9 persen menjadi Rp1,33 triliun di kuartal III 2025.

CSRA catat lonjakan pendapatan 75,9 persen dan laba bersih 70 persen di kuartal III-2025, ditopang harga CPO tinggi dan efisiensi pabrik sawit.

PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mencatat lonjakan kinerja signifikan hingga kuartal III 2025. (Foto: Dok. Cisadane Sawit Raya)
PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mencatat lonjakan kinerja signifikan hingga kuartal III 2025. (Foto: Dok. Cisadane Sawit Raya)

KABARBURSA.COM – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mencatat lonjakan kinerja signifikan hingga kuartal III 2025. Emiten perkebunan kelapa sawit ini melaporkan pendapatan naik 75,9 persen menjadi Rp1,33 triliun, dibandingkan Rp758,78 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan pendapatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume produksi dan harga jual rata-rata Crude Palm Oil (CPO) serta kernel. Harga jual CPO naik sekitar 15,7 persen year-on-year, sementara harga jual tandan buah segar (TBS) dan kernel meningkat masing-masing 24,3 persen dan 69,4 persen.

Sejalan dengan itu, laba bersih CSRA melesat 70,6 persen menjadi Rp213,92 miliar dari Rp125,39 miliar pada 9M-2024, meskipun margin bersih sedikit terkoreksi dari 16,5 persen menjadi 16,0 persen. Adapun laba usaha naik 43,9 persen menjadi Rp302,4 miliar, dengan margin operasi 22,7 persen.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor meningkat 38,4 persen menjadi Rp479,26 miliar, walau margin kotor turun menjadi 35,9 persen dari 45,6 persen tahun sebelumnya karena kenaikan biaya pembelian TBS. EBITDA juga tumbuh 50,2 persen menjadi Rp426,67 miliar, menunjukkan efisiensi operasional yang relatif terjaga di tengah ekspansi kapasitas produksi.

Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategis CSRA Seman Sendjaja menyebutkan, kinerja positif tersebut merupakan hasil dari efisiensi dan inovasi yang dijalankan konsisten di seluruh lini.

“Peningkatan pendapatan dan laba bersih mencerminkan strategi operasional yang konsisten serta komitmen kami terhadap efisiensi dan keberlanjutan. Kami akan terus fokus pada transformasi digital, pengembangan SDM, dan ekspansi organik untuk menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Seman.

Sepanjang periode berjalan, CSRA juga memperkuat posisi keuangannya. Total aset mencapai Rp2,53 triliun, naik 12,4 persen dibanding akhir 2024, sedangkan kas meningkat menjadi Rp247,38 miliar dari Rp133,27 miliar. Ekuitas tumbuh 15,5 persen menjadi Rp1,50 triliun, sementara rasio utang berbunga terhadap ekuitas menurun ke 0,54 kali dari 0,59 kali tahun sebelumnya.

Manajemen juga menetapkan pembagian dividen interim Rp12,2 per saham senilai total Rp25 miliar, dan melaksanakan buyback hingga 90 juta saham yang berlangsung sejak pertengahan September hingga Desember 2025.

Melihat ke depan, perseroan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir tahun. CSRA tengah mempersiapkan peresmian pabrik kelapa sawit ketiga di Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan kapasitas produksi 30 ton per jam yang telah mulai beroperasi sejak Agustus 2025.

Selain itu, perusahaan berkomitmen memperkuat tata kelola dan praktik keberlanjutan melalui kebijakan nol deforestasi, nol pembukaan lahan gambut, dan nol eksploitasi (NDPE).

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan kami tidak hanya kuat secara finansial, tapi juga berkelanjutan secara sosial dan lingkungan,” ujar Seman menutup keterangannya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait