Market Hari Ini 29 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Penjualan Domestik Dongkrak Kinerja TCID di Kuartal III 2025

Penjualan dalam negeri Mandom Indonesia (TCID) naik 37 persen dan mendorong total penjualan bersih tumbuh 17,6 persen.

TCID mencatat penjualan domestik naik 37 persen dan laba bersih positif Rp33,4 miliar di kuartal III-2025, menandai pemulihan bisnis Mandom Indonesia.

PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatat pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang sembilan bulan pertama 2025, terutama berkat peningkatan penjualan di pasar domestik. (Foto: Dok. Mandom Indonesia)
PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatat pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang sembilan bulan pertama 2025, terutama berkat peningkatan penjualan di pasar domestik. (Foto: Dok. Mandom Indonesia)

KABARBURSA.COM – PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatat pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang sembilan bulan pertama 2025, terutama berkat peningkatan penjualan di pasar domestik.

Hingga akhir September 2025, penjualan domestik naik 37 persen secara tahunan menjadi Rp1,06 triliun dari Rp774,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja kuat di pasar dalam negeri ini mendorong total penjualan bersih TCID tumbuh 17,6 persen menjadi Rp1,58 triliun, dibanding Rp1,34 triliun di kuartal III-2024.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja positif dari seluruh segmen produk, terutama perawatan kulit dan makeup yang melonjak 31,2 persen menjadi Rp594,3 miliar. Segmen wangi-wangian juga naik 17,8 persen, sementara perawatan rambut tumbuh 5,9 persen dibanding tahun lalu.

Presiden Direktur TCID Koichi Watanabe menjelaskan bahwa tren positif ini merupakan hasil strategi terpadu antara inovasi produk dan penguatan saluran distribusi.

“Sampai dengan September tahun ini, penjualan di seluruh segmen produk mampu mencatatkan pertumbuhan yang positif didukung strategi integratif antara pengembangan produk baru dan penguatan penjualan di berbagai saluran, termasuk penjualan online yang tumbuh signifikan,” ujar Watanabe.

Selain dari sisi penjualan, perusahaan juga mencatat perbaikan margin. Rasio beban pokok penjualan terhadap penjualan bersih turun dari 88,5 persen menjadi 72,4 persen, sehingga laba kotor melonjak dari Rp154,1 miliar menjadi Rp436,4 miliar. TCID pun berbalik mencatat laba usaha Rp23,7 miliar dan laba bersih Rp33,4 miliar, setelah sebelumnya sempat tertekan pada tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 menjadi tahun pemulihan di mana target kami adalah untuk bisa mencatatkan kinerja positif mulai dari penjualan hingga laba bersih. Kami melakukan upaya perbaikan di berbagai bidang termasuk inovasi produk, manajemen produksi, dan optimalisasi saluran penjualan,” tambah Watanabe.

Pasar domestik masih menjadi kontributor utama bagi TCID, dengan porsi 67,1 persen dari total penjualan. Meski kompetisi semakin ketat, perseroan berencana menangkap peluang dari potensi pertumbuhan konsumen di Indonesia yang didorong oleh populasi usia produktif yang besar.

“Kami akan terus berupaya responsif dan proaktif terhadap perubahan konsumen dan pasar sebagai bentuk komitmen jangka panjang kami kepada pasar Indonesia,” tutup Watanabe. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait