Market Hari Ini 15 Jun 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

Perdana MDIY Gelar RUPST Bahas Alokasi Laba Bersih hingga Penunjukan Komisaris Baru

Emiten berkode saham MDIY itu dalam rapat membahas soal pemegang saham menyetujui alokasi 11,73 persen dari laba bersih tahun buku 2024

Perusahaan jaringan ritel, PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana sejak resmi

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: KabarBursa.com/Abbas
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: KabarBursa.com/Abbas

KABARBURSA – Perusahaan jaringan ritel, PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia  hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. 

Emiten berkode saham MDIY itu dalam rapat membahas soal pemegang saham menyetujui alokasi 11,73 persen dari laba bersih tahun buku 2024 yang sebesar Rp 1,07 triliun sebagai cadangan wajib, sementara 88,27 persen sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama MR.D.I.Y, Edwin Cheah menjelaskan RUPST juga membahas dan menyetujui laporan tahunan 2024 serta mereview penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 31 Desember 2024, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015. Namun tidak ada pembahasan pembagian dividen. 

“Dengan kepercayaan pemegang saham, MR.D.I.Y akan terus membangun fondasi solid untuk strategi pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Edwin Cheah, melalui keterangan resminya pada Jumat, 13 Juni 2025. 

Ia menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian finansial dan strategi ekspansi yang terukur akan tetap menjadi prioritas Perseroan.

RUPST turut memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk akuntan publik independen serta Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan jaringan global dan reputasi baik guna mengaudit laporan keuangan Perseroan ke depan. Keputusan ini sejalan dengan fokus MR.D.I.Y. terhadap skalabilitas dan tata kelola strategis. Selain itu, pemegang saham juga memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau acquit et de charge kepada Dewan Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas mereka selama 2024 berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit.

Perseroan juga mengumumkan penunjukan Loh Kok Leong sebagai Komisaris baru. Loh memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun, termasuk sebagai Partner dan Managing Director di Boston Consulting Group (BCG), dengan spesialisasi dalam transformasi bisnis dan pengembangan strategi skala besar di kawasan Asia Tenggara.

“Pengalaman beliau dalam transformasi dan pertumbuhan strategis di Asia Tenggara akan memperkuat kapabilitas pengawasan Perseroan,” kata Edwin.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pasca-RUPST terdiri dari Ong Chu Jin Adrian sebagai Komisaris Utama, Darwin Cyril Noerhadi dan Loh Kok Leong sebagai Komisaris, serta Istini Tatiek Siddharta dan Loo Chong Peng sebagai Komisaris Independen. Sementara Direksi diisi oleh Edwin Cheah Yew Hong sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Rika Juniaty Tanzil, Frida Herlina Marpaung, Hendra Kurniawan, dan Michael.

MR.D.I.Y. merupakan jaringan ritel perlengkapan rumah terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 4.000 toko yang tersebar di berbagai negara di Asia dan Eropa, termasuk Malaysia, Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, Filipina, Kamboja, Vietnam, India, Turki, Spanyol, dan Polandia. Seluruh toko dikelola langsung oleh perusahaan dengan dukungan kemitraan properti dari pemilik mal dan pemilik gedung lainnya.

Setiap toko MR.D.I.Y. menyediakan sekitar 18.000 jenis produk dalam 10 kategori utama seperti perlengkapan rumah, perabotan, peralatan listrik, alat tulis, perkakas, kosmetik, mainan, aksesori otomotif, produk teknologi, hingga hadiah. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait