Market Hari Ini 17 Sep 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Performa Bank Jago (ARTO) Menguat, Bisa Dibeli dengan Syarat?

Saham Bank Jago (ARTO) naik lebih dari 2 persen sepekan terakhir. RHB Sekuritas rekomendasikan buy on weakness dengan target Rp2.240–Rp2.350, sementara teknikal harian mulai memberi sinyal positif.

Saham Bank Jago (ARTO) menguat, kinerja keuangan membaik. RHB Sekuritas rekomendasikan buy on weakness dengan target Rp2.240–Rp2.350.

Ilustrasi Bank Jago. Foto: Dok Perusahaan.
Ilustrasi Bank Jago. Foto: Dok Perusahaan.

KABARBURSA.COM - Saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) kembali menunjukkan tanda-tanda pergerakan positif setelah sempat tertekan cukup lama. Dalam sepekan terakhir, harga saham bank digital ini naik lebih dari 2 persen dan ditutup di level Rp2.190 pada perdagangan Rabu siang, 17 September 2025. Angka tersebut menguat 1,39 persen dari sesi sebelumnya. 

Sentimen kenaikan ini muncul di tengah strategi perdagangan yang direkomendasikan sejumlah analis. RHB Sekuritas, salah satunya, memberikan penilaian bahwa saham ARTO menarik untuk strategi buy on weakness

RHB menilai area beli ideal berada di kisaran Rp2.080, dengan target harga jangka pendek hingga Rp2.240 dan Rp2.350. Sementara itu, level stop loss dipatok di bawah Rp1.920 untuk menjaga risiko.

Secara fundamental, valuasi ARTO memang masih tergolong mahal jika dibandingkan dengan emiten perbankan konvensional. Price-to-earnings ratio (PER) perseroan tercatat di kisaran 147 kali (TTM), jauh di atas median PER IHSG yang berada di level 8,91 kali. 

Namun, kinerja keuangan menunjukkan tren pemulihan signifikan. Pendapatan semester pertama 2025 melonjak 71,4 persen secara tahunan, sementara laba bersih tumbuh 136,3 persen menjadi Rp206 miliar. 

Margin keuntungan bersih juga membaik ke level 8,3 persen, menandakan Bank Jago mulai mampu mengubah skala bisnis digitalnya menjadi lebih produktif. Meski demikian, rasio profitabilitas seperti return on equity (ROE) masih relatif rendah di 2,37 persen, menandakan perjalanan menuju efisiensi penuh masih panjang.

Dari sisi teknikal harian, sinyal perbaikan cukup terlihat. Hampir seluruh indikator moving average berada di posisi beli, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang. Harga ARTO yang bergerak stabil di atas level support penting Rp2.080 memberi ruang akumulasi yang sehat. 

Meski begitu, osilator momentum masih cenderung netral, dengan RSI berada di level 56 yang menunjukkan saham ini belum masuk area jenuh beli maupun jenuh jual. Kondisi ini memberi peluang saham untuk melanjutkan penguatan moderat selama tidak ada tekanan eksternal yang signifikan.

Bagi investor, saham ARTO mulai memperlihatkan tanda perbaikan yang cukup menjanjikan setelah tertekan hampir dua tahun terakhir. Kenaikan harga dalam sepekan terakhir memberi sinyal bahwa kepercayaan pasar perlahan pulih, didukung oleh kinerja keuangan yang berbalik positif. 

Namun, mengingat valuasi yang masih tinggi, strategi terbaik adalah mengoleksi secara bertahap di area support sambil tetap disiplin terhadap batas risiko. 

Bagi investor jangka panjang yang percaya pada prospek bank digital di Indonesia, saham ARTO mulai terlihat menarik untuk dipertimbangkan kembali.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait