Market Hari Ini 15 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Petrosea Kembangkan SDM, Ekspansi ke Pakistan Rp432 Miliar

Petrosea (PTRO) tingkatkan kompetensi SDM lewat program GDP dan ekspansi global lewat proyek EPC.

Petrosea (PTRO) tingkatkan kompetensi SDM lewat program GDP dan ekspansi global lewat proyek EPC di Pakistan senilai Rp432 miliar.

PT Petrosea Tbk (PTRO) menyampaikan komitmen pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). (Foto: Dok. Petrosea)
PT Petrosea Tbk (PTRO) menyampaikan komitmen pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM). (Foto: Dok. Petrosea)

Daftar Isi

  1. 01 GDP Salah Satu Inisiatif Peningkatan Kualitas

KABARBURSA.COM – PT Petrosea Tbk (PTRO) menyampaikan komitmen pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) demi mendukung ekspansi bisnis dan diversifikasi usaha.

Direktur Human Capital & General Services Petrosea, Bita Budiarini, mengungkapkan Graduate Development Program (GDP) yang menjadi salah satu upaya keberlangsungan bisnis perusahaan dan peningkatan kompetensi seluruh pegawai Petrosea, guna mengembangkan kapabilitas baru yang dibutuhkan di berbagai lini usaha.

Ia menambahkan, Petrosea juga berfokus peningkatan kompetensi demi membangun kapabilitas baru yang relevan dengan strategi diversifikasi usaha, baik secara organik maupun nonorganik.

Petrosea, ujar Bita, menggunakan standar internasional, yang merupakan bagian strategi diversifikasi dan ekspansi bisnis ke luar Indonesia. 

Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini pun sebelumnya telah menandatangani kontrak dengan Petrosea Solutions Pakistan (Private) Limited, anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perusahaan, untuk memulai proyek EPC di Pakistan dengan Reko Diq Mining Company.

Pada tahap awal, sekitar 450 karyawan akan ditugaskan untuk mengerjakan proyek ini secara bertahap. Seluruh tim dibekali sertifikasi dan pelatihan berstandar internasional guna menjamin kepatuhan terhadap standar operasional efektivitas pelaksanaan proyek. 

“Nilai kontrak berdasarkan perjanjian pelaksanaan awal diperkirakan mencapai USD26,2 juta atau sekitar Rp432 miliar dengan jangka waktu penyelesaian proyek kurang lebih 10 bulan,” kata Bita dalam siaran pers resmi, Rabu, 14 Oktober 2025.

Ke depan, sambung dia, Petrosea menargetkan sejumlah paket pekerjaan baru di luar kontrak yang sudah dimenangkan, sejalan dengan perkembangan proyek Reko Diq yang merupakan salah satu proyek pertambangan tembaga dan emas terbesar di dunia.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Petrosea untuk memperluas jangkauan bisnis di tingkat global sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia solusi terintegrasi di industri pertambangan dan energi,” ungkap salah satu direktur Petrosea itu.

Sebagaimana diketahui hingga Juni 2025, jumlah karyawan Petrosea mencapai 9.369 orang, meningkat signifikan lebih dari 37 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.800 karyawan. Jumlah ini pun meningkat 26 persen dari 2023 yang hanya 5.388 orang. 

Menurut Bita, peningkatan berkelanjutan ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang kuat seiring dengan strategi diversifikasi dan ekspansi usaha yang dijalankan oleh perseroan.

GDP Salah Satu Inisiatif Peningkatan Kualitas

Sementara itu, GDP merupakan salah satu inisiatif Petrosea dalam mengembangkan talenta muda berpotensi tinggi melalui kombinasi pelatihan teknis, pengembangan soft skills, serta praktik kerja langsung di lapangan.

Sejumlah program yang digelar untuk mendukung karier di industri energi dan pertambangan antara lain Fresh Operator Trainee Program (FOTP) dan Technician Development Program (TDP).

Melalui program-program tersebut, perseroan tidak hanya membuka kesempatan kerja baru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan dan daya saing masyarakat lokal.

Bita menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk mendukung pembangunan sosial ekonomi masyarakat sekitar area, guna memastikan bahwa setiap kegiatan operasional perseroan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, program bisa sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Kami juga percaya bahwa penguatan kapasitas masyarakat dan pemberdayaan tenaga kerja lokal di setiap lokasi proyek pertambangan dan konstruksi Petrosea akan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk bagi masyarakat sekitar,” ujar Bita. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait