Market Hari Ini 02 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Petrosea (PTRO) Dapat Kontrak Rp 4.6 Triliun dari BP Berau

Petrosea (PTRO) Dapat Kontrak Rp 4.6 Triliun dari BP Berau
Petrosea (PTRO) Dapat Kontrak Rp 4.6 Triliun dari BP Berau

KABARBURSA.COM- PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan keberhasilannya memperoleh kontrak besar dari BP Berau. Pada Kamis (1/2), PTRO berhasil mendapatkan kontrak onshore early works engineering, procurement, and construction (EPC) untuk dua proyek, yaitu Ubadari, Tangguh EGR/CCUS, dan Tangguh Onshore Compression (UCC) Project.

Nilai kontrak ini mencapai sekitar Rp 4,6 triliun, dengan jangka waktu pengerjaan selama 24 bulan. Pencapaian kontrak ini diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap kinerja PTRO.

"Memberikan dampak positif terhadap kelangsungan usaha PTRO serta meningkatkan kinerja keuangan dan operasional PTRO," tulis Anto Broto, Corporate Secretary PTRO dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (2/2/2024).

Tidak terdapat hubungan afiliasi antara PTRO dan BP Berau.

Sementara itu, proses akuisisi PTRO oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) masih berlanjut. CUAN, pemilik PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, berencana menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam rangka memuluskan rencana akuisisi PTRO.

RUPS Petrindo Jaya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin, 12 Februari 2024, pukul 14.00 WIB, di Wisma Barito Pacific I, Lantai M, Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 62 – 63, Jakarta Barat.

Sebagai informasi, anak perusahaan CUAN, yaitu Kreasi Jasa Persada, berencana untuk membeli 342,92 juta saham PTRO dari PT Caraka Reksa Optima. Jumlah tersebut mewakili sekitar 34 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam PTRO. Nilai pembelian saham PTRO oleh CUAN mencapai Rp 940 miliar.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait