Market Hari Ini 25 Jan 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Petrosea (PTRO) Prajogo Pangestu Junam ke ARB, Ada Apa?

Saham PTRO ditutup ARB pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026, di tengah lonjakan nilai transaksi, frekuensi tinggi, serta net foreign sell di pasar reguler.

Perdagangan saham PT Petrosea Tbk pada Jumat, 23 Januari 2026, berakhir di level auto rejection bawah dengan nilai transaksi Rp2,54 triliun dan net foreign sell

PTRO Junam ke ARB, Net Foreign Sell Rp58,69 Miliar. (Foto: Dok. Petrosea)
PTRO Junam ke ARB, Net Foreign Sell Rp58,69 Miliar. (Foto: Dok. Petrosea)

KABARBURSA.COM – Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) ditutup turun 14,85 persen dan menyentuh auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Saham ini berakhir di level 9.175 setelah dibuka di harga 10.225. Tekanan jual terjadi di tengah aktivitas transaksi yang sangat tinggi sepanjang sesi.

Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi PTRO mencapai Rp2,54 triliun dengan volume 2,71 juta lot. Frekuensi transaksi tercatat 95.321 kali, menjadi yang tertinggi di kelompok saham top losers pada hari tersebut. Aktivitas ini berlangsung sejak awal sesi hingga penutupan pasar.

Pergerakan harga PTRO cenderung melemah sejak pembukaan. Setelah sempat bergerak di atas 10.000 pada awal sesi, harga berangsur turun dan menyentuh batas ARB di level 9.175. Pada level tersebut, saham terkunci hingga akhir perdagangan.

Struktur antrean menunjukkan dominasi penawaran jual di harga penutupan. Antrean jual terbesar tercatat di harga 9.175 dengan total penawaran mencapai puluhan ribu lot. Sementara itu, minat beli di bawah harga penutupan terlihat terbatas sepanjang sesi.

Dari sisi arus dana, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp58,69 miliar pada perdagangan reguler. Nilai pembelian asing tercatat Rp398,35 miliar, sementara nilai penjualan asing mencapai Rp457,03 miliar. Dengan struktur tersebut, PTRO mencatat net foreign sell pada hari itu.

Komposisi transaksi menunjukkan perbedaan perilaku antara investor domestik dan asing. Data Foreign-Domestic Activity mencatat porsi transaksi domestik mencapai 83,18 persen dari total nilai perdagangan. Sementara itu, porsi transaksi investor asing berada di level 16,82 persen.

Broker summary memperlihatkan aktivitas beli domestik menonjol di tengah tekanan harga. Stockbit Sekuritas Digital (XL) tercatat sebagai pembeli bersih terbesar dengan nilai beli Rp160,3 miliar dan volume 171,4 ribu lot di harga rata-rata 9.380. 

Mandiri Sekuritas (CC) juga mencatatkan pembelian bersih Rp90,4 miliar dengan volume 96,8 ribu lot di harga rata-rata 9.357.

Di sisi penjualan, tekanan datang dari sejumlah broker asing. OCBC Sekuritas Indonesia (TP) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp45,9 miliar dengan volume 50 ribu lot di harga rata-rata 9.175. 

CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) juga tercatat melepas saham dengan nilai Rp30,7 miliar pada harga rata-rata 9.378.

Aktivitas jual asing lainnya tercatat melalui JP Morgan Sekuritas Indonesia (BK) dengan nilai Rp6,1 miliar. Penjualan dilakukan di kisaran harga 9.542. Data ini konsisten dengan catatan net foreign sell pada perdagangan PTRO.

Jika ditarik ke data historis, tekanan jual pada PTRO telah berlangsung dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Pada 22 Januari 2026, saham ini ditutup di level 10.775 dengan net foreign sell Rp54,96 miliar. 

Sehari sebelumnya, pada 21 Januari 2026, PTRO ditutup di level 12.375 dengan net foreign buy Rp38,92 miliar.

Sebelum tekanan jual menguat, saham PTRO sempat mencatat net foreign buy signifikan pada 20 Januari 2026 sebesar Rp211,25 miliar. Pada 19 Januari 2026, investor asing juga membukukan pembelian bersih Rp88,62 miliar. 

Perubahan arus dana tersebut tercermin dalam fluktuasi harga pada rentang waktu tersebut.

Sepanjang perdagangan Jumat, pergerakan harga PTRO tidak kembali keluar dari zona ARB. Harga bertahan di kisaran bawah hingga penutupan, seiring antrean jual yang tetap mendominasi. Seluruh transaksi berlangsung di pasar reguler. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait