Market Hari Ini 17 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

PJAA Tebar Dividen Rp41,67 Miliar, Investor Siap Kantongi Segini

RUPST menetapkan pembagian dividen tunai dengan jadwal cum dividen mulai pekan depan dan pembayaran pada Mei 2026.

PJAA bagikan dividen Rp41,67 miliar. Simak jadwal cum dividen hingga pembayaran yang jatuh pada Mei 2026.

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp41,67 miliar untuk tahun buku 2025. (Foto: Dok. Pembangunan Jaya Ancol)
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp41,67 miliar untuk tahun buku 2025. (Foto: Dok. Pembangunan Jaya Ancol)

Daftar Isi

  1. 01 Ancol Raup Laba Rp68,40 Miliar Sepanjang 2025

KABARBURSA.COM PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp41,67 miliar untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 14 April 2026.

Corporate Secretary PJAA Agung Praptono menyampaikan bahwa pembagian dividen ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan kepada pemegang saham. Ia menegaskan distribusi laba dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja keuangan dan kondisi perusahaan.

“Perseroan menetapkan pembagian dividen tunai berdasarkan hasil RUPS Tahunan tahun buku 2025,” ujar Agung dalam keterbukaan informasi dikutip, Jumat, 17 April 2026.

Berdasarkan dokumen resmi, investor akan menerima dividen sebesar Rp26,05 per saham. Nilai tersebut berasal dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp180,19 miliar.

Selain itu, PJAA mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,56 triliun. Total ekuitas perusahaan hingga akhir 2025 tercatat mencapai Rp1,86 triliun.

Agung menjelaskan bahwa jadwal pembagian dividen telah ditetapkan secara rinci. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 22 April 2026, sementara ex dividen berlangsung pada 23 April 2026.

“Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 13 Mei 2026 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 24 April 2026 dan ex dividen pada 27 April 2026. Sementara itu, tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen atau recording date berada pada 24 April 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembagian dividen ini menjadi bagian dari kebijakan perusahaan dalam mengelola laba. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan operasional serta pengembangan usaha ke depan.

Ancol Raup Laba Rp68,40 Miliar Sepanjang 2025

Kinerja keuangan PJAA sepanjang 2025 menunjukkan laba bersih sebesar Rp68,40 miliar. Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp272,30 miliar.

Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp1,26 triliun pada 2025, meningkat dari Rp1,23 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi seiring peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Ancol.

Total kunjungan tercatat mencapai 19,08 juta orang sepanjang 2025, lebih tinggi dibandingkan 18,37 juta orang pada 2024. Peningkatan trafik tersebut terjadi di berbagai unit rekreasi yang menjadi sumber pendapatan utama.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan dan beban usaha tercatat meningkat sepanjang periode pelaporan. Kondisi tersebut mempengaruhi perolehan laba bersih tahun berjalan.

Dari sisi posisi keuangan, total aset PJAA tercatat sebesar Rp3,72 triliun per 31 Desember 2025. Sementara liabilitas sebesar Rp1,41 triliun dan ekuitas mencapai Rp2,31 triliun.

Arus kas dari aktivitas operasi tercatat positif sepanjang 2025. Laporan keuangan tersebut telah diaudit sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku dan menjadi dasar penyampaian kinerja kepada publik.

Pembagian dividen ini menjadi bagian dari kebijakan perusahaan dalam mendistribusikan laba kepada pemegang saham. Keputusan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan operasional serta pengembangan usaha ke depan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait