Market Hari Ini 22 Sep 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

PLTU Jawa 9 dan 10 Resmi Beroperasi, BRPT Catat EBITDA Melonjak 628 Persen

Pembangkit Jawa 9 dan 10 juga menorehkan pencapaian sebagai satu-satunya di Indonesia yang melengkapi diri dengan sistem pengendali emisi terlengkap

PT Barito Pacific Tbk (BRPT), perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu, terus memperlihatkan konsistensi dalam ekspansi bisnis.

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Barito Pacific Tbk (BRPT), perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu, terus memperlihatkan konsistensi dalam ekspansi bisnis. Terbaru, keberhasilan itu tercermin dari rampungnya proyek joint venture dengan PT PLN Indonesia Power melalui Indo Raya Tenaga, pengelola PLTU Jawa 9 dan 10.

Direktur BRPT, David Kosasih, dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (22/9), menyampaikan bahwa PLTU Jawa 9 dan 10 resmi beroperasi secara komersial. Unit pertama mencapai Commercial Operation Date (COD) pada 5 Maret 2025, disusul unit kedua pada 2 Mei 2025. Keduanya menggunakan teknologi steam turbine generator produksi OECD dengan kapasitas 2x1000 MW, ditopang Ultra-Super Critical (USC) Boiler generasi terbaru serta perangkat Selective Catalytic Reduction (SCR).

Pembangkit Jawa 9 dan 10 juga menorehkan pencapaian sebagai satu-satunya di Indonesia yang melengkapi diri dengan sistem pengendali emisi terlengkap. Instalasi Flue Gas Desulfurization, Electro-Static Precipitator, Low NOx Burner, dan SCR menjadi bukti komitmen pada standar lingkungan. Penggunaan SCR bersamaan dengan Low NOx Burner mampu menekan emisi nitrogen oksida dan dioksida secara signifikan, sekaligus membuka peluang pemanfaatan co-firing dengan amonia hijau lebih besar dibanding batubara.

David menegaskan, selesainya PLTU Jawa 9 dan 10 memperkuat portofolio Barito Pacific secara keseluruhan. Pada paruh pertama 2025, perusahaan membukukan EBITDA konsolidasi USD1,974 miliar, melesat 628 persen (y-o-y). Lonjakan ini terutama didorong keberhasilan akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte Ltd oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), lini usaha petrokimia BRPT.

"Kami menyambut baik rampungnya pembangkit Jawa 9 dan 10, dan berterima kasih atas dukungan para pemangku kepentingan. Pencapaian ini menjadi modal penting bagi ekspansi Barito Pacific ke depan," ujar David.

Komitmen ekspansi BRPT juga tercermin dari langkah anak usahanya. Pada 2024, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengakuisisi PLTB Sidrap sekaligus menambah kapasitas panas bumi di seluruh aset melalui retrofit sebesar 106 MWh. Sementara itu, di segmen petrokimia, TPIA merampungkan akuisisi Aster Chemicals pada 2025. Tak ketinggalan, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebagai anak usaha TPIA sukses mencatatkan IPO di Bursa Efek Indonesia, dengan perolehan dana Rp2,3 triliun.

"Kami berkomitmen memperluas kapasitas energi, memperkuat basis petrokimia, dan terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham serta pemangku kepentingan," tegas David.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait