Market Hari Ini 16 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Program Konversi Motor Listrik Bermasalah, Apa?

Program Konversi Motor Listrik Bermasalah, Apa?
Program Konversi Motor Listrik Bermasalah, Apa?

KABARBURSA.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal kendala dalam pelaksanaan program konversi motor listrik.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menjelaskan, selama ini peminat program konversi motor listrik sebenarnya cukup tinggi. Banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk ikut program konversi ini. Sayangnya, kelengkapan administrasi surat kendaraan disebut masih menjadi kendala utama.

"Meskipun banyak masyarakat yang mendaftar, banyak pula yang memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu," ujar Arifin di Kantor Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, pada Jumat 16 Februari 2024.

Arifin menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi kendala administrasi ini. Baginya, program konversi motor listrik tetap penting untuk mendorong implementasi kendaraan listrik di masa depan dan juga sebagai solusi untuk mengurangi jumlah kendaraan roda dua yang sudah tua.

Dalam upaya mendorong implementasi mobil listrik, pemerintah telah menghapus pengenaan pajak progresif. Arifin juga berharap ada solusi yang dapat ditemukan untuk mengatasi masalah administrasi terkait konversi motor.

Di samping itu, Arifin menegaskan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan kerjasama dengan instansi pemerintah, badan usaha, dan perguruan tinggi untuk menggenjot program konversi motor listrik.

Sebelumnya, pemerintah telah menargetkan konversi sebanyak 50.000 unit motor konvensional menjadi motor listrik pada tahun 2023. Untuk tahun ini, targetnya adalah 150 ribu unit motor. Untuk mendukung program ini, pemerintah juga meningkatkan nilai subsidi konversi motor konvensional menjadi motor listrik dari Rp 7 juta menjadi Rp 10 juta, sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 13 Tahun 2023.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait