Market Hari Ini 20 Jan 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Prospek Bisnis Kesehatan di Tahun Politik 2024

Prospek Bisnis Kesehatan di Tahun Politik 2024
Prospek Bisnis Kesehatan di Tahun Politik 2024

KABARBURSA.COM – Prospek bisnis di bidang farmasi dan alat kesehatan Indonesia memiliki prospek yang cukup positif. Meski, tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengurangi ketergantungan terhadap impor pengadaan bahan baku dan produk kesehatan.

Karena itu, pemerintah diminta mendorong penciptaan iklim dan regulasi yang ramah sehingga bisa menumbuhkan daya saing industri kesehatan dalam negeri.

“Saya masih optimis dan tentu mengharapkan ke depan daya saing industri kesehatan dalam negeri bisa meningkat dengan mengandalkan bahan baku dan produk kesehatan lokal,” kata Musjwirah Jusuf Kalla, Dirut PT Sarana Mediktama Kemang-KMC Hospital di sela-sela acara  Talk Show dengan tema Economic Outlook Indonesia 2024.

Saat memberikan keterangan, Ira JK, begitu sapaan akrab perempuan yang juga Wakil Ketua PP IKAFE Unhas ini, didampingi Sekjen IKAFE (Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Universitas Hasanuddin, Mohammad Suaib Mappasila, di Turere Coffee by Kopiriolo, Kemang Jakarta Selatan, Jumat, 19 Januari 2024.

Talk Show yang dihadiri Ira JK digagas Pengurus Pusat IKAFE Unhas. Talk Show tersebut menghadirkan Presiden Direktur Schroders Michael T Tjoajadi,  dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Bidang Ekonomi Kantor Staf Presiden RI, Ishak Saing. Juga tampil sebagai narasumber, Prof Dr Wasiaturrahma, SS, MSi, Guru Besar Ekonomi dan Perbankan Universitas Airlangga Surabaya, serta Andi Muhammad Sadat, PhD, Ketua Prodi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.

Ketua PP IKAFE Unhas, Hendra Noor Saleh, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa talk show tersebut merupakan kerja kolaborasi dengan Upi Show dari Kabar Group Indonesia . Untuk seri perdana, membahas prospek perekonomian Indonesia di tahun 2024, sekaligus sebagai forum manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan, bisnis digital dan wirausaha.

Ira JK menjelaskan, di balik tantangan yang membayangi, tetap saja terselip peluang dan harapan. “Di tahun politik yang diwarnai ketidakpastian ini, kami selaku pelaku usaha masih bersikap wait and see. Kami tentu akan menghitung berbagai ancaman risiko dan bahan (kajian) untuk strategi perusahaan ke depannya,” jelasnya.

Selama ini, dia melanjutkan, struktur industri kesehatan Indonesia mengarah pada konglomerasi. Mulai dari sektor hulu hingga hilir. Ada rumah sakitnya, ada juga perusahaan obat/farmasi serta asuransi kesehatannya.

“Dengan berbagai tantangan berat dan tingkat persaingan yang kian ketat itu, maka pelaku usaha di sektor industri kesehatan dalam negeri, mau tak mau dituntut harus memiliki kekhususan,” ucapnya.

Agar bisa bisa survive, Ira JK menegaskan bahwa pelaku usaha harus cermat dalam berinvestasi. Sembari melakukan berbagai inovasi sebagai penyiasatan dan atau penyesuaian terhadap keadaan. Misalnya, dibidang kesehatan, perusahaan harus menerapkan pelayanan jemput bola seperti homecare.

Selain itu, imbuhnya, perusahaan juga harus  melakukan transformasi dengan mengarah kepada penerapan digitalisasi. Dengan digitalisasi, sebutnya, akan berdampak pada efisiensi. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait