Market Hari Ini 19 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Proyeksi Harga Emas Sambut Rapat The Fed Selasa (19/3)

Proyeksi Harga Emas Sambut Rapat The Fed Selasa (19/3)
Proyeksi Harga Emas Sambut Rapat The Fed Selasa (19/3)

KABARBURSA.COM - Meskipun turun dari rekor tertinggi sepanjang masa, emas tetap menunjukkan potensi kecemerlangannya. Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS menjadi salah satu faktor penopang utamanya.

Menurut data Bloomberg, pada Selasa 19 Maret 2024 pukul 00.22 WIB, harga emas spot menguat 0,23persen ke US$ 2.160,67. Namun, harga emas mengalami penurunan sebesar 1,01persen dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 2.182,75 per ons troi pada Senin 11 Maret 2024 lalu.

Alwy Assegaf dari Research And Development PT Handal Semesta Berjangka menjelaskan bahwa pemulihan data ekonomi AS tidak mengubah pandangan pasar terkait rencana pemangkasan suku bunga AS. Meskipun terjadi koreksi, harga emas masih menunjukkan kekuatan yang cukup, menjelang rapat Federal Reserve.

Alwy memandang prospek emas masih bullish sepanjang tahun 2024. Namun, pergerakan harga emas dalam minggu ini diprediksi akan sangat dipengaruhi oleh hasil rapat FOMC. Jika Federal Reserve masih menunjukkan sikap dovish seperti pada Desember 2023, maka kemungkinan akan ada pemangkasan suku bunga tiga kali.

Dengan skenario hawkish, di mana inflasi meningkat, harga emas dapat mengalami koreksi dengan support di kisaran US$ 2.110 per ons troi hingga US$ 2.130 per ons troi. Sedangkan jika hasil rapat FOMC cenderung dovish, maka harga emas dapat menguat hingga mencapai US$ 2.170 per ons troi, bahkan kemungkinan akan naik lebih tinggi lagi ke US$ 2.194 per ons troi.

Alwi juga memperkirakan bahwa pada akhir tahun, harga emas dunia dapat mencapai US$ 2.250 per ons troi. Selain pemangkasan suku bunga yang menjadi sentimen utama, faktor kondisi geopolitik juga akan mempengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait