Market Hari Ini 15 Jun 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

PTBA Umumkan Dividen Tunai Rp332, Saham Ditutup Melemah di Akhir Pekan

Sepanjang perdagangan, saham sempat bergerak di rentang Rp2.950 hingga Rp2.990, dengan volume transaksi mencapai 482 ribu lot dan nilai transaksi sebesar Rp143,4 miliar.

PTBA umumkan dividen Rp332/saham dibayar 11 Juli 2025, meski saham ditutup turun 0,34% di akhir pekan jelang cum date 20 Juni 2025.

Salah satu fasilitas penampungan batu bara milik PT Bukit Asam Tbk atau PTBA. (Foto: Dok. PTBA)
Salah satu fasilitas penampungan batu bara milik PT Bukit Asam Tbk atau PTBA. (Foto: Dok. PTBA)

Daftar Isi

  1. 01 Pergerakan Saham PTBA Turun Tipis

KABARBURSA.COM - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membawa kabar baik bagi para pemegang saham dengan mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp332,437 per saham untuk periode tahun buku 2024. 

Keputusan ini menjadi sinyal kuat dari manajemen dalam menjaga komitmen terhadap distribusi laba yang berkelanjutan di tengah situasi ekonomi global yang dinamis.

Dividen ini bukan hanya menjadi bukti keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga memberi insentif nyata kepada investor, khususnya mereka yang mengandalkan dividen sebagai sumber pendapatan pasif. 

Sektor batu bara yang masih mencatatkan ketahanan di tengah fluktuasi pasar menjadi latar kuat di balik keputusan ini.

Sesuai jadwal yang telah diumumkan, perdagangan saham PTBA dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi akan berakhir pada 20 Juni 2025. Sementara ex dividen dimulai pada 23 Juni 2025. 

Di pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 24 Juni, dan ex dividen pada 25 Juni. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas dividen, atau recording date, jatuh pada 24 Juni 2025. Dividen sendiri akan dibayarkan pada 11 Juli mendatang, langsung ke rekening efek masing-masing investor.

Pergerakan Saham PTBA Turun Tipis

Meski kabar dividen ini menambah sentimen positif, pergerakan saham PTBA justru menunjukkan penurunan tipis menjelang akhir pekan. Pada Jumat, 14 Juni 2025, saham PTBA ditutup turun 10 poin atau 0,34 persen ke level Rp2.970. 

Sepanjang perdagangan, saham sempat bergerak di rentang Rp2.950 hingga Rp2.990, dengan volume transaksi mencapai 482 ribu lot dan nilai transaksi sebesar Rp143,4 miliar.

Dari sisi transaksi asing, tercatat adanya aksi beli bersih dengan nilai foreign buy Rp16,3 miliar dan foreign sell Rp14,3 miliar. Ini menunjukkan bahwa meskipun harga saham mengalami tekanan, investor asing tetap menunjukkan minat pada saham emiten tambang pelat merah ini.

Rentang auto rejection PTBA pun masih luas, dengan batas atas di Rp3.710 dan batas bawah di Rp2.530. Hal ini memberi ruang bagi saham untuk berfluktuasi lebih jauh, bergantung pada sentimen pasar dan perkembangan harga komoditas batu bara ke depan. 

Dengan harga rata-rata harian di level Rp2.973, pasar masih mencerminkan keseimbangan antara aksi jual dan beli.

Secara keseluruhan, keputusan PTBA untuk membagikan dividen dalam jumlah yang cukup kompetitif ini memperkuat reputasinya sebagai emiten dengan tata kelola yang baik dan komitmen tinggi terhadap pemegang saham. 

Di sisi lain, tekanan di pasar saham dalam beberapa hari terakhir menegaskan bahwa pelaku pasar masih mencermati dinamika eksternal, mulai dari harga energi global hingga tensi geopolitik kawasan. 

Dalam situasi seperti ini, PTBA tetap menjadi salah satu pilihan menarik, terutama bagi investor yang mencari keseimbangan antara potensi capital gain dan pendapatan dividen yang stabil.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait