Market Hari Ini 13 Aug 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

PTPP Kunci Kontrak Baru Rp11,79 Triliun, Naik 26 Persen

PTPP catat kontrak baru Rp11,79 triliun hingga Juli 2025, ditopang proyek pertambangan, swasta dominasi pendanaan.

PTPP kantongi kontrak baru Rp11,79 triliun per Juli 2025, naik 26 persen, sektor pertambangan jadi pendorong utama.

PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi di bawah naungan Danantara Indonesia, mencatat pertumbuhan signifikan di tengah kondisi pasar yang menantang. (Foto: Dok. PTPP)
PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi di bawah naungan Danantara Indonesia, mencatat pertumbuhan signifikan di tengah kondisi pasar yang menantang. (Foto: Dok. PTPP)

KABARBURSA.COM – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi di bawah naungan Danantara Indonesia, mencatat pertumbuhan signifikan di tengah kondisi pasar yang menantang. Hingga akhir Juli 2025, perseroan membukukan nilai kontrak baru sebesar Rp11,79 triliun, naik 26 persen atau setara Rp2,42 triliun dibandingkan realisasi pada Juni 2025.

Pencapaian ini setara dengan 41 persen dari target kontrak baru PTPP sepanjang 2025. Lonjakan tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mengamankan portofolio proyek strategis lintas sektor.

Berdasarkan sumber pendanaan, komposisi kontrak baru berasal dari proyek swasta sebesar 42,5 persen, BUMN 38,9 persen, dan pemerintah 18,6 persen. Dari sisi segmen, kontribusi terbesar disumbang proyek pertambangan 24,4 persen, diikuti gedung 21,3 persen, pelabuhan 19,8 persen, jalan dan jembatan 19,3 persen, minyak dan gas 6,9 persen, irigasi 3 persen, bendungan 2,3 persen, bandara 1,8 persen, dan industri 1,1 persen.

Salah satu kontrak baru yang menjadi sorotan adalah proyek ITACHA 2 – Hauling Road di sektor pertambangan senilai Rp1,93 triliun. Proyek berskala besar ini tidak hanya menjadi pendorong utama lonjakan kontrak baru pada Juli, tetapi juga memperkuat posisi PTPP di pasar proyek pendanaan swasta.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, mengatakan pencapaian ini mencerminkan kepercayaan pemilik proyek terhadap kualitas dan kapabilitas PTPP. 

“Kenaikan signifikan pada Juli 2025 membuktikan kemampuan PTPP menangkap peluang di berbagai sektor, khususnya infrastruktur pertambangan yang menjadi salah satu motor pertumbuhan kami. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan perolehan proyek, mempercepat eksekusi, dan menjaga kualitas kerja dengan prinsip zero accident serta tata kelola perusahaan yang baik (GCG),” ujarnya.

Manajemen PTPP memandang prospek pasar konstruksi nasional masih terbuka lebar. Perseroan berencana memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat portofolio proyek bernilai tambah tinggi, meningkatkan efisiensi, dan menghadirkan inovasi yang membedakan PTPP dari kompetitor.

Dengan kinerja positif hingga pertengahan tahun, PTPP semakin mantap mengukuhkan peran sebagai pelaku utama pembangunan infrastruktur nasional. Perusahaan optimistis dapat menutup 2025 dengan hasil optimal, sekaligus memberi kontribusi positif bagi pemegang saham, mitra proyek, dan masyarakat luas. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait