Market Hari Ini 28 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Ratusan Sapi Australia Mati, tak Pengaruhi Stok Daging RI

Ratusan Sapi Australia Mati, tak Pengaruhi Stok Daging RI
Ratusan Sapi Australia Mati, tak Pengaruhi Stok Daging RI

KABARBURSA.COM - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan tanggapan terkait insiden kematian ratusan sapi impor dari Australia yang diduga disebabkan oleh wabah selama perjalanan mereka menuju Indonesia. Ratusan sapi itu didatangkan untuk memastikan ketersediaan stok menjelang Lebaran 2024.

Budi Waryanto, Kepala Biro Perencanaan, Kerja  Sama, dan Humas Bapanas, menegaskan bahwa stok daging nasional saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran yang akan datang.

"Dari pemeriksaan yang kami lakukan, ketersediaan stok daging di pasaran cukup memadai," ujar Budi dalam keterangannya Rabu 27 Maret 2024 kemarin.

Budi juga menjelaskan bahwa tidak hanya sapi hidup yang diimpor, tetapi juga ada pengadaan daging beku. Selain itu, impor juga dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti ID Food dan Perum Bulog, serta importir swasta.

"Kami terus melakukan koordinasi dan pemantauan harga setiap hari," tambah Budi.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa pengadaan stok daging juga dilakukan dari peternak lokal di dalam negeri, seperti yang dilakukan oleh PT Darma Jaya di Jakarta.

Sebelumnya, Juru Bicara Dewan Eksportir Ternak Australia mengonfirmasi bahwa setidaknya ada 100 ekor sapi yang mati dalam perjalanan menuju Indonesia.

Seorang eksportir yang menggunakan kapal Brahman Express memberitahu pemerintah Australia tentang insiden ini.

"Dugaan awal adalah kasus botulisme, dengan hewan-hewan yang terkena dampak berasal dari satu peternakan," ujar juru bicara tersebut seperti yang dikutip oleh Bloomberg, Selasa, 26 Maret lalu.

Botulisme adalah penyakit yang dapat memengaruhi manusia dan hewan, menyebabkan kelumpuhan otot.

Berdasarkan data pelacakan kapal, Brahman Express berangkat dari Darwin menuju Indonesia pada pertengahan Maret. Dan hewan-hewan tersebut telah dipulangkan pada Minggu, 24 Maret  2024, menurut Dewan Eksportir.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait