Market Hari Ini 29 Dec 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

RDTX Bagikan Dividen Interim, Segini Besarannya

Pendapatan relatif datar, namun efisiensi biaya membuat laba usaha RDTX melonjak dan menopang keputusan pembagian dividen interim tahun buku 2025.

RDTX bagi dividen interim Rp200 per saham. Laba usaha kuartal III-2025 naik signifikan meski pendapatan stagnan, ditopang efisiensi biaya.

Properti milik PT Roda Vivatex Tbk. Foto: Dok Perusahaan.
Properti milik PT Roda Vivatex Tbk. Foto: Dok Perusahaan.

KABARBURSA.COM – PT Roda Vivatex Tbk, berkode saham RDTX, mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin, 29 Desember 2025, dividen interim ditetapkan sebesar Rp200 per lembar. Adapun dananya berasal dari periode laba 1 Januari hingga 30 September 2025.

Jika dilihat dari kinerja keuangannya sepanjang 2025, kondisi keuangan RDTX terbilang stabil. Total pendapatan RDTX pada kuartal III=2025 tercatat sebesar Rp142 miliar. Angka ini relative stagnan dibandingkan kuartal II-2025 yang sebesar Rp143 miliar.

Memang, secara nominal terjadi penurunan tipis, yaitu sekitar Rp1 miliar atau kurang dari 1 persen. Namun, hal ini hanya menunjukkan bahwa Perseroan sedang berada dalam fase konsolidasi, bukan ekspansi agresif.

Kekuatan utama perusahaan yang bergerak di bidang property ini terlitat pada struktur biaya dan kualitas margin. Total beban pokok penjualan pada kuartal III-2025 turun tajam menjadi Rp45 miliar dari sebelumnya Rp58 miliar.

Penurunan ini tidak bisa dianggap remeh karena terjadi di tengah pendapatan yang relatif datar. Alhasil, laba kotor melonjak menjadi Rp97 miliar dari sebelumnya Rp84 miliar. Secara margin, ini menandakan terjadinya ekspansi yang cukup signifikan. 

Ada efisiensi operasional yang nyata, baik dari sisi pengendalian biaya langsung, optimalisasi aset, maupun kemungkinan perbaikan bauran pendapatan.

Efisiensi tersebut berlanjut di level operasional. Total beban usaha hanya naik tipis dari Rp5 miliar menjadi Rp6 miliar. Kenaikan ini masih sangat terkendali dan proporsional terhadap skala usaha. Dengan struktur seperti ini, laba usaha RDTX justru meningkat cukup solid menjadi Rp91 miliar pada kuartal III-2025, dari Rp79 miliar pada kuartal II-2025. 

Kenaikan laba usaha sekitar Rp12 miliar ini terjadi tanpa dorongan pertumbuhan pendapatan, sehingga secara kualitas bisa dinilai lebih sehat dibanding laba yang semata-mata ditopang ekspansi penjualan.

Tambahan penguatan datang dari pos penghasilan atau beban lain-lain yang naik menjadi Rp8 miliar dari Rp5 miliar. Meski pos ini bukan sumber laba utama dan cenderung non-operasional, kontribusinya tetap mempertebal bantalan laba sebelum pajak. 

Jadi kinerja RDTX sepanjang 2025 menunjukkan karakter perusahaan yang defensif dan matang. Pembagian dividen interim menjadi hal yang wajar.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 8 Januari 2026
  • Ex dividen: 9 Januari 2026
  • Record date: 12 Januari 2026
  • Pembayaran pada 21 Januari 2026. 

Rentang waktu ini tergolong efisien, terutama jarak record date ke payment date yang hanya sekitar sembilan hari kalender. Ini menunjukkan kesiapan operasional dan administrasi perseroan, sekaligus mengurangi ketidakpastian bagi investor terkait realisasi penerimaan kas dividen.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait