Market Hari Ini 16 Jan 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Realisasi Dana Right Issue GIAA Sudah Mencapai 93,97{83d9da1e9ecde61c764441f7e22858ba4cdb50929b12145c6a911727919b2f20}

Realisasi Dana Right Issue GIAA Sudah Mencapai 93,97{83d9da1e9ecde61c764441f7e22858ba4cdb50929b12145c6a911727919b2f20}
Realisasi Dana Right Issue GIAA Sudah Mencapai 93,97{83d9da1e9ecde61c764441f7e22858ba4cdb50929b12145c6a911727919b2f20}

KABARBURSA.COM - Maskapai penerbangan milik BUMN, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), mengumumkan pencapaian realisasi dana hasil rights issue sebesar Rp7,3 triliun hingga 31 Desember 2023.

GIAA berhasil menghimpun dana melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) II pada 2 Desember 2022, mengumpulkan total dana sebesar Rp7,79 triliun. Setelah dikurangi biaya penawaran umum, jumlah bersihnya mencapai Rp7,77 triliun.

Hingga akhir tahun lalu, realisasi penggunaan dana rights issue GIAA telah mencapai Rp7,3 triliun, menyisakan sekitar Rp468,87 miliar.

Rincian penggunaan dana tersebut terperinci, dengan sebagian besar dialokasikan untuk maintenance dan restorasi pesawat sebesar Rp3,13 triliun, dan pemenuhan maintenance reserve senilai Rp900 miliar. Ini merupakan bagian dari belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan.

Operational expenditure (opex) hasil rights issue juga telah digunakan oleh GIAA. Dana tersebut digunakan untuk bahan bakar sebesar Rp1,73 triliun, biaya sewa pesawat Rp900 miliar.

Selain itu, biaya restrukturisasi perseroan mencapai Rp370 miliar, dan modal kerja lainnya sebesar Rp275,88 miliar. Plh. Direktur Utama GIAA, Ade R. Susardi, menyatakan dalam keterbukaan informasi BEI pada Selasa (16/1/2024), "Totalnya mencapai Rp7,30 triliun."

Dengan penggunaan dana rights issue mencapai Rp7,30 triliun, realisasi tersebut mencapai 93,97 persen dari total hasil bersih rights issue GIAA sebesar Rp7,77 triliun.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2022, Garuda Indonesia menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun sebagai dukungan terhadap upaya penyehatan kinerja sebagai national flag carrier.

PMN tersebut terkait dengan langkah rights issue yang memberikan HMETD sebanyak 39.788.136.675 lembar saham atau senilai Rp7,79 triliun. Dana ini mencakup realisasi PMN dan partisipasi pemegang saham lainnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait