Market Hari Ini 02 May 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

RI Masih 'On-Track' untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

RI Masih 'On-Track' untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045
RI Masih 'On-Track' untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

KABARBURSA.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa Indonesia terus berada pada jalur yang tepat untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah memiliki empat pilar utama yang menjadi fokus untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2024. Pertama, pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Ketiga, pemerataan pembangunan. Keempat, pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.

"Indonesia terbukti tangguh di tengah tantangan ekonomi global akibat pandemi COVID-19, ketegangan geopolitik, dan perubahan iklim," kata Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu 2 Mei 2024.

Dalam kuliah tamu di London School of Economics and Political Science (LSE) di London, Inggris (30/4), Airlangga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia memiliki bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Fundamental ekonomi Indonesia tetap tumbuh sekitar 5 persen selama delapan kuartal terakhir, ungkapnya. Stabilitas pertumbuhan ekonomi dan politik menjadi kekuatan Indonesia. Pemilihan umum pada Februari 2024 berlangsung sukses.

Pemerintahan baru akan tetap fokus pada reformasi struktural dan pertumbuhan ekonomi. Misi untuk menjadi ekonomi yang maju terus diupayakan.

Airlangga menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rata-rata 6-7 persen per tahun dalam 20 tahun ke depan. Investasi sebesar 6,8 persen per tahun menjadi kunci.

Strategi komprehensif untuk transformasi ekonomi melalui inovasi teknologi, ekonomi hijau, transformasi digital, integrasi ekonomi domestik dan global, serta pembangunan perkotaan menjadi fokus utama.

Dalam kuliah tamu di London, Airlangga juga memaparkan upaya pemerintah dalam menggerakkan tiga mesin ekonomi untuk mempercepat pertumbuhan.

Pertama, revitalisasi mesin perekonomian konvensional untuk meningkatkan stabilitas makroekonomi. Kedua, pengembangan mesin ekonomi baru yang mencakup penggunaan teknologi digital dan industri semikonduktor. Ketiga, penguatan mesin ketahanan sosial untuk kelompok masyarakat rentan.

Airlangga juga mengajak mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di Inggris untuk berkontribusi dalam perekonomian Indonesia.

Salah satu sektor yang menarik adalah ekosistem kendaraan listrik yang sejalan dengan strategi hilirisasi mineral penting Indonesia. Perkembangan ini akan mendukung agenda dekarbonisasi dan menjadikan Indonesia pusat produksi kendaraan listrik global.

Penjualan kendaraan listrik baterai di Indonesia pada 2023 mencapai 17.147 unit atau tumbuh 66 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait