Market Hari Ini 18 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Rights Issue, Diagnos Terbitkan 921 Juta Lembar Saham

Rights Issue, Diagnos Terbitkan 921 Juta Lembar Saham
Rights Issue, Diagnos Terbitkan 921 Juta Lembar Saham

KABARBURSA.COM - PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) berencana untuk menerbitkan sebanyak 921.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp25,00 per saham melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I atau Rights Issue. Harga pelaksanaan untuk saham baru ini telah ditetapkan sebesar Rp505,00 per saham baru.

Dana yang akan diperoleh dari rights issue ini akan digunakan untuk Rencana Pengambilalihan dan penambahan modal kerja.

Rencana Pengambilalihan melibatkan pengambilalihan saham Asa Ren, di mana sebagian saham-saham Asa Ren akan disetor oleh Pemegang Saham Asa Ren ke dalam Perseroan sebagai setoran modal dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I oleh Perseroan, dan sebagian lainnya akan dibeli oleh Perseroan dari Pemegang Saham Asa Ren. Seperti dinukil iqplus, Kamis 18 April 2024.

Nilai total Rencana Pengambilalihan ini adalah sebesar USD24.100.428 atau setara dengan Rp357.891.357.656,00. Rinciannya, Nilai Rencana Inbreng adalah sebesar USD21.690.385 atau setara dengan Rp322.102.231.000,00, dan Nilai Rencana Pembelian Saham adalah sebesar USD2.410.043 atau setara dengan Rp35.789.136.777,00.

Aksi korporasi ini juga akan berdampak pada peningkatan struktur modal Perseroan, terutama pada bagian ekuitas Perseroan. Namun, tidak akan terjadi perubahan dalam kepemilikan pengendali Perseroan setelah pelaksanaan Rencana PMHMETD I.

Untuk melaksanakan aksi korporasi ini, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 19 April 2024, di mana para pemegang saham akan diminta untuk memberikan persetujuan.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait