Market Hari Ini 27 Mar 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

Rilis Laporan Keuangan Terbaru, Laba RISE Melonjak 165 Persen pada 2025

Dalam laporan tersebut, perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp92,21 miliar

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) merilis laporan keuangan terbaru yang menunjukkan lonjakan laba sepanjang tahun buku 2025

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) merilis laporan keuangan terbaru yang menunjukkan lonjakan laba sepanjang tahun buku 2025, di tengah dinamika industri properti.

Dalam laporan tersebut, perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp92,21 miliar, meningkat sekitar 165 persen dibandingkan Rp34,81 miliar pada 2024. Kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi beban operasional.

Dari sisi top line, pendapatan RISE tercatat sebesar Rp410,72 miliar atau tumbuh 12,35 persen secara tahunan dari Rp365,59 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kontribusi penjualan properti, khususnya dari segmen apartemen.

Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, mengatakan capaian tersebut mencerminkan perbaikan fundamental bisnis perusahaan. “Pencapaian kinerja sepanjang 2025 menunjukkan fundamental bisnis Perseroan yang semakin kuat,” ujarnya Jumat, 27 Maret 2026.

Secara rinci, penjualan apartemen mencatat pertumbuhan paling tinggi hingga 155 persen secara tahunan, dengan kontribusi terhadap total pendapatan meningkat menjadi 37 persen dari sebelumnya 16 persen. Sebaliknya, segmen perhotelan mengalami penurunan kontribusi menjadi 44 persen dari 60 persen pada tahun sebelumnya, seiring pengetatan aktivitas oleh pemerintah.

Dari struktur bisnis, segmen pengembangan real estat masih menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 54 persen atau Rp220,9 miliar. Sementara itu, segmen perkantoran dan hospitality mulai memberikan kontribusi lebih stabil sebagai sumber pendapatan berulang di tengah pemulihan aktivitas ekonomi.

Manajemen menyatakan akan tetap fokus pada proyek dengan daya serap pasar yang kuat serta mempercepat monetisasi proyek untuk menjaga arus kas. Selain itu, peningkatan kontribusi pendapatan berulang juga menjadi strategi untuk memperkuat ketahanan kinerja.

“Dengan landasan kinerja yang kuat di 2025, Perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang,” kata Budi.

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk merupakan pengembang properti terintegrasi yang berfokus pada residensial, komersial, kawasan industri, serta proyek mixed-use di berbagai kota di Indonesia. Perusahaan ini telah melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2018 dengan kode saham RISE.

Menilik data perdagangannya, pada penutupan 26 Maret 2026 saham RISE berada di 2.030 per lembarnya. Selama tiga bulan terakhir saham tersebut mengalami bearish setelah sebelumnya berada di kisaran 7.725 per lembarnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait