Market Hari Ini 10 Oct 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

RMKE Habiskan Rp1,53 Miliar Gali Batu Bara Kuartal III, ini Hasilnya

Melalui anak usaha PT Truba Bara Banyu Enim, RMKE menyelesaikan 13 titik bor di Blok Leukukam dengan total kedalaman 1.467 meter.

Melalui anak usaha PT Truba Bara Banyu Enim, RMKE menyelesaikan 13 titik bor di Blok Leukukam dengan total kedalaman 1.467 meter menggunakan metode direct drill

PT RMK Energy Tbk (RMKE) melanjutkan kegiatan eksplorasi batu bara selama kuartal III 2025 yang berakhir pada 30 September 2025 melalui anak usahanya. (Foto: Dok. RMK Energy)
PT RMK Energy Tbk (RMKE) melanjutkan kegiatan eksplorasi batu bara selama kuartal III 2025 yang berakhir pada 30 September 2025 melalui anak usahanya. (Foto: Dok. RMK Energy)

KABARBURSA.COM – PT RMK Energy Tbk (RMKE) melanjutkan kegiatan eksplorasi batu bara selama kuartal III 2025 yang berakhir pada 30 September 2025 melalui anak usahanya, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE). Kegiatan tersebut berlokasi di Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Eksplorasi dilakukan di area Blok A Leukukam yang merupakan bagian dari wilayah izin usaha pertambangan (IUP) TBBE seluas 10.242 hektare. Aktivitas pengeboran bertujuan menentukan geometri lapisan batubara serta memperkuat pemahaman geologi wilayah tambang.

Direktur RMK Energy, Vincent Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan eksplorasi yang dilakukan anak usaha ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat basis cadangan batu bara di wilayah Sumatera Selatan.

“Eksplorasi ini dilakukan secara bertahap dengan metode direct drilling untuk memperoleh data geologi dan kualitas batubara yang akurat. Hasilnya akan menjadi dasar perencanaan produksi dan pengembangan tambang ke depan,” ujar Vincent dalam keterangannya, Jumat, 10 Oktober 2025.

Sepanjang Juli hingga September 2025, TBBE menyelesaikan 13 titik pengeboran dengan total kedalaman 1.467 meter, terdiri dari 402,58 meter coring dan 1.064,42 meter non-coring. Kegiatan tersebut menggunakan dua unit mesin bor Jacro 200 yang dioperasikan di area Desa Gunung Megang Dalam dan Desa Gunung Megang Luar.

Metode direct drilling dipilih karena memberikan hasil efisien dalam pemetaan kedalaman dan ketebalan lapisan batubara. Selain pengeboran, tim geologi juga melakukan logging geofisika untuk koreksi data kedalaman dan evaluasi ketebalan lapisan. Hasil logging mencapai 97,92 persen dari total kedalaman pengeboran yang direncanakan.

Biaya eksplorasi pada periode kuartal III 2025 tercatat sebesar Rp1,53 miliar, meliputi kegiatan pemboran, pengujian kualitas batubara, hingga analisis geoteknik. Pengawasan lapangan dilakukan langsung oleh tenaga profesional internal TBBE, termasuk Wellsite Geologist, Coal Quality, dan Driller, serta didukung tenaga lokal sebagai pekerja harian.

Selain Blok A Leukukam, dua area lainnya yakni Blok B Pinang dan Blok C Benakat masih berada dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat sekitar, terutama pemilik lahan yang bersinggungan dengan rencana titik bor.

RMKE menyebutkan bahwa untuk kuartal IV 2025, perseroan tidak merencanakan pengeboran baru, melainkan akan fokus pada evaluasi hasil eksplorasi, penyusunan rencana kerja, dan peninjauan aspek teknis guna memastikan efektivitas kegiatan di tahun berikutnya.

“Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian sekaligus bagian dari strategi efisiensi operasional. Kami ingin setiap tahapan eksplorasi menghasilkan data maksimal untuk mendukung ekspansi tambang yang berkelanjutan,” tambah Vincent. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait