Market Hari Ini 08 Apr 2026 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

RMKO Melesat 20 Persen, Right Issue Besar Harga Masih Misteri

Saham melonjak saat rencana right issue diumumkan, namun harga pelaksanaan masih belum ditetapkan di tengah potensi dilusi hampir 30 persen.

Saham RMKO naik 13 persen usai right issue diumumkan. Harga pelaksanaan belum ditentukan, potensi dilusi capai 29 persen.

Saham RMKO langsung melesat di saat kabar aksi right issue beredar. Right Issue digelar untuk menambah modal perusahaan. (Foto: dok Royaltama Mulia Kontraktorindo)
Saham RMKO langsung melesat di saat kabar aksi right issue beredar. Right Issue digelar untuk menambah modal perusahaan. (Foto: dok Royaltama Mulia Kontraktorindo)

Daftar Isi

  1. 01 Penggunaan Dana Right Issue

KABARBURSA.COM - Pergerakan saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) pada perdagangan Rabu, 8 April 2026, langsung merespons langkah korporasi yang baru saja diputuskan dalam RUPSLB. 

Harga saham melonjak tajam hingga menyentuh level 486, naik 58 poin atau 13,55 persen, dengan pergerakan intraday sempat mencapai 492 sebagai level tertinggi.

Lonjakan ini terjadi di tengah pengumuman rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue sebanyak maksimal 512 juta saham baru. 

Jumlah tersebut setara dengan 29,06 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi dijalankan, yang seluruhnya akan dilakukan melalui setoran tunai.

Jika ditarik dari struktur aksi korporasi, jumlah saham baru yang diterbitkan memberikan gambaran bahwa potensi dilusi akan cukup signifikan. 

Namun hingga saat ini, perseroan belum menyampaikan harga pelaksanaan right issue, sehingga valuasi aksi korporasi ini masih terbuka dan belum bisa dihitung secara pasti dari sisi harga tebus maupun potensi diskon terhadap harga pasar.

Di tengah belum adanya kepastian harga tersebut, pergerakan saham justru menunjukkan respons yang agresif. Volume transaksi tercatat sebesar 235,81 ribu lot dengan nilai mencapai sekitar Rp11 miliar, sementara rata-rata harga berada di level 466. 

Aktivitas ini berlangsung di atas rata-rata harga sebelumnya yang berada di kisaran 428, mencerminkan adanya lonjakan minat transaksi dalam satu sesi.

Menariknya, jika dibandingkan dengan rata-rata volume harian sebesar 62,93 juta saham, aktivitas perdagangan hari ini masih berada di bawah rata-rata tersebut. Artinya, kenaikan harga terjadi tanpa lonjakan volume yang ekstrem, yang menunjukkan bahwa pergerakan harga lebih dipengaruhi oleh dorongan pada sisi permintaan dalam kondisi supply yang relatif terbatas.

Penggunaan Dana Right Issue

Dari sisi fundamental rencana penggunaan dana, seluruh hasil right issue akan dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan aktivitas operasional. 

Fokus ekspansi diarahkan pada sektor hulu seperti pertambangan, hauling road, dan stasiun muat, yang menjadi area kerja utama RMKO saat ini.

Selain itu, perubahan susunan manajemen juga berjalan beriringan dengan aksi korporasi ini. Penunjukan direktur baru di lini keuangan dan operasional, serta pergantian posisi komisaris utama dan direktur utama, menunjukkan adanya pembaruan struktur organisasi yang dilakukan bersamaan dengan penguatan permodalan.

Jika dilihat dalam konteks pergerakan harga, respons pasar terhadap aksi ini cenderung langsung tercermin dalam satu sesi perdagangan. Kenaikan hingga dua digit terjadi saat informasi aksi korporasi diumumkan, meskipun detail krusial seperti harga pelaksanaan right issue belum tersedia.

Dengan demikian, pergerakan saham RMKO saat ini berada dalam fase respons awal terhadap rencana penambahan modal, dengan harga yang sudah bergerak signifikan sementara parameter utama dari aksi tersebut masih menunggu kejelasan lebih lanjut.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait