Market Hari Ini 30 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Rugi SRAJ Melonjak 746 Persen, Defisit Tembus Rp747 Miliar

Pendapatan SRAJ tumbuh dua digit, namun rugi bersih dan tekanan operasional meningkat sepanjang 2025.

Rugi SRAJ naik 746 persen jadi Rp199 miliar, defisit membengkak hingga Rp747 miliar.

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatat lonjakan rugi bersih sepanjang 2025. (Foto: Dok. Mayapada Hospital)
PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatat lonjakan rugi bersih sepanjang 2025. (Foto: Dok. Mayapada Hospital)

KABARBURSA.COM – PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) mencatat lonjakan rugi bersih sepanjang 2025. Kerugian perusahaan tercatat sebesar Rp199 miliar atau meningkat 746,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga akumulasi defisit turut melebar.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, operator Mayapada Hospital tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp2,59 triliun. Angka ini tumbuh 10,6 persen secara tahunan dibandingkan Rp2,34 triliun pada 2024.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan juga naik 7,5 persen menjadi Rp1,53 triliun. Dengan demikian, laba bruto tercatat Rp1,06 triliun atau meningkat 15,5 persen dibandingkan Rp916,44 miliar pada tahun sebelumnya.

Namun, dari sisi operasional, laba usaha mengalami penurunan. Sepanjang 2025, laba usaha SRAJ tercatat Rp85,49 miliar atau turun 45,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tekanan lebih besar terlihat pada level laba sebelum pajak. SRAJ membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp235,17 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan manfaat pajak penghasilan neto sebesar Rp36,38 miliar, rugi tahun berjalan tercatat Rp198,79 miliar. Angka ini meningkat tajam dibandingkan rugi tahun berjalan 2024 sebesar Rp23,34 miliar.

Rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat Rp199 miliar, naik 746,8 persen dari Rp23,51 miliar pada tahun sebelumnya.

Seiring dengan kinerja tersebut, posisi defisit perusahaan meningkat. Per 31 Desember 2025, defisit tercatat Rp747,7 miliar atau naik 36,3 persen dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp548,7 miliar.

Dari sisi struktur permodalan, total ekuitas turun menjadi Rp1,34 triliun dari Rp1,83 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total liabilitas meningkat 63,4 persen menjadi Rp6,29 triliun.

Di sisi aset, SRAJ mencatat total aset sebesar Rp7,62 triliun atau tumbuh 34,1 persen secara tahunan. Posisi kas dan setara kas mencapai Rp1,83 triliun, meningkat signifikan dari Rp277,21 miliar pada akhir 2024.

Peningkatan kas tersebut tercermin dari arus kas perusahaan. Sepanjang 2025, penerimaan dari penerbitan surat utang bersih mencapai Rp1,95 triliun. Selain itu, perusahaan juga memperoleh tambahan dana dari penerbitan saham baru sebesar Rp521,7 miliar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait