Market Hari Ini 14 Dec 2023 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Rupiah Berpotensi Menguat Kamis (14/12/2023)

Rupiah Berpotensi Menguat Kamis (14/12/2023)
Rupiah Berpotensi Menguat Kamis (14/12/2023)

KABARBURSA.COM - Kurs rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 15.661 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Rabu (13/12), mengalami pelemahan sebesar 0,26 persen dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berada di Rp 15.621 per dolar AS.

Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, memberikan proyeksi bahwa rupiah berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan Kamis (14/12). Proyeksi ini sejalan dengan harapan arah kebijakan yang less-hawkish dari The Fed.

Menurut Pardede, rupiah memiliki potensi untuk bergerak di kisaran Rp 15.600 - Rp 15.700 per dolar AS.

Perlu dicatat bahwa dalam keputusan kebijakannya pada Rabu (13/12) malam, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya, sambil mengisyaratkan adanya kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2024.

Lukman Leong, Pengamat Komoditas dan Mata Uang, menambahkan bahwa jika kebijakan The Fed cenderung dovish, maka rupiah berpotensi menguat dengan rentang Rp 15.400 - Rp 15.500 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/12).

Josua Pardede juga menjelaskan bahwa pelemahan rupiah pada Rabu (13/12) disebabkan oleh sentimen risk off dari China. Sentimen ini dipicu oleh pernyataan eksekutif pemerintah China yang menunjukkan kemungkinan absennya stimulus. Ini membuat investor khawatir terkait pertumbuhan ekonomi China yang diperkirakan melambat di tahun 2024.

Leong menambahkan bahwa tekanan terhadap rupiah juga disebabkan oleh kenaikan inflasi bulanan di AS sebesar 0,1 persen. Investor, menurutnya, juga mengantisipasi sikap dovish dari The Fed, terutama setelah serangkaian data ekonomi AS yang kuat, seperti Non-Farm Payrolls (NFP) minggu lalu.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait