Market Hari Ini 22 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Rupiah Kokoh Usai Rilis Data Neraca Pembayaran RI

Rupiah Kokoh Usai Rilis Data Neraca Pembayaran RI
Rupiah Kokoh Usai Rilis Data Neraca Pembayaran RI

KABARBURSA.COM - Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah Bank Indonesia (BI) menunjukkan hasil Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang cukup tinggi sejak 2021.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,29 persen di angka Rp15.585/US$. Apresiasi rupiah ini senada dengan kenaikan yang terjadi kemarin sebesar 0,16 persen dan merupakan posisi terkuat sejak 15 Januari 2024.

Sementara DXY pada pukul 14:58 WIB melemah di angka 103,68 atau turun 0,31 persen. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan Rabu 21 Februari 2024 yang berada di angka 104.

BI merilis data transaksi berjalan dan NPI hari ini. Transaksi berjalan Indonesia mencatat defisit US$1,3 miliar (0,4 persen dari PDB) pada kuartal IV-2023, meningkat sedikit dari periode sebelumnya. Penyebabnya adalah peningkatan impor, terutama seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat pada Hari Besar Keagamaan Nasional.

Di sisi lain, NPI mengalami surplus besar US$8,6 miliar pada kuartal IV-2023 dan US$6,3 miliar sepanjang 2023. Kenaikan surplus ini didorong oleh kinerja positif transaksi modal dan finansial, termasuk investasi asing yang tinggi. Investasi asing dalam neraca finansial mencatat surplus US$8,7 miliar, tertinggi sejak 2021, dengan investasi portofolio yang juga mengalami surplus.

Langkah BI dalam mendorong instrumen pro-market seperti SRBI, SVBI, dan SUVBI telah menarik minat investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, berkontribusi pada pasar keuangan dan nilai tukar rupiah yang positif.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait