Market Hari Ini 18 Apr 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Saham DEFI Melonjak 226 Persen dalam Sepekan, Bagaimana Fundamentalnya?

Namun, kenaikan tajam itu terjadi di tengah kondisi fundamental DEFI yang justru masih mengalami tekanan

Saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menunjukan pergerakan yang cukup agresif pada pekan ini

Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com
Aktivitas di papan pantau Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

Daftar Isi

  1. 01 Pergerakan Saham Jangka Panjang

KABARBURSA.COM - Saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menunjukan pergerakan yang cukup agresif pada pekan ini atau periode 13-17 April 2026.

Pada periode tersebut, harga saham DEFI melonjak tajam hingga 226 persen atau naik 113 poin ke level Rp163. Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat, 17 April 2026, DEFI ditutup naik 34,31 persen.

Adapun pergerakan  saham DEFI juga menguat dalam periode satu bulan terakhir yang naik sebanyak 98,78 persen.

Namun, kenaikan tajam itu terjadi di tengah kondisi fundamental DEFI yang justru masih mengalami tekanan. Merujuk laporan keuangan tahun buku 2025, DEFI sebenarnya sukses meraup pendapatan Rp7,81 miliar, meningkat dibandingkan Rp6,34 miliar pada tahun sebelumnya.

Akan tetapi, kenaikan pendapatan tersebut belum bisa mendorong sisi profitabilitas. Laba bruto DEFI pada 2025 tercatat Rp2,71 miliar, turun dari Rp3,17 miliar pada 2024.

Tekanan kinerja semakin dalam akibat lonjakan signifikan pada beban operasional. Pada 2025, beban umum dan administrasi DEFI tercatat Rp10,14 miliar, meningkat tajam dari Rp4,87 miliar pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, saham emiten di bidang sewa guna usaha ini juga membukukan beban lainnya sebesar Rp3,87 miliar.

Akibatnya, DEFI mencetak rugi sebelum pajak sebesar Rp11,31 miliar, jauh lebih besar dibandingkan rugi Rp1,25 miliar pada 2024. Rugi tahun berjalan juga melebar di angka Rp11,33 miliar.

Berpindah ke sisi neraca, hingga akhir 2025 DEFI memiliki total aset sebesar Rp31,42 miliar. Angka ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp39,20 miliar.

Di sisi lain, liabilitas DEFI pada 2025 turut meningkat menjadi Rp3,11 miliar dari Rp2,32 miliar. Sedangkan ekuitas Perseroan terpantau menyusut tajam menjadi Rp28,30 miliar dari Rp36,88 miliar.

Pergerakan Saham Jangka Panjang

Meski demikian jika ditarik ke periode yang lebih panjang, pergerakan saham DEFI mengalami tekanan. Mengutip data Stockbit, dalam tiga bulan terakhir misalnya, saham ini turun 41,37 persen.

Sementara dalam year to date (ytd) saham DEFI juga melemah 45,30 persen. Bahkan dalam periode satu tahun terakhir, saham ini turun cukup dalam hingga 88,80 persen.

Tekanan juga masih terlihat dalam tiga dan lima tahun terakhir yang masing-masing tercatat sebesar 88,80 dan 90,18 persen.  (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait