Market Hari Ini 20 Feb 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Saham Emas Bersinar saat IHSG Merah Jelang Closing

HRTA melonjak 3,70 persen disusul EMAS dan ARCI, meski data asing sesi siang mencatat distribusi pada saham emas.

Saham emas menguat jelang penutupan saat IHSG melemah, meski asing tercatat net sell pada sesi siang.

Penguatan sektor emas terjadi saat indeks bergerak konsolidatif dan sebagian saham berbasis komoditas lain masih berada dalam tekanan. (Foto: Dok. KabarBursa)
Penguatan sektor emas terjadi saat indeks bergerak konsolidatif dan sebagian saham berbasis komoditas lain masih berada dalam tekanan. (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Saham-saham berbasis emas bergerak kompak di zona hijau satu jam menjelang penutupan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melemah tipis.

Per pukul 15.05 WIB, IHSG berada di level 8.266,51 atau turun sekitar 0,09 persen dibanding penutupan sebelumnya. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 8.328,42 sebelum terkoreksi ke area 8.236,75 pada sesi siang.

Di tengah pelemahan indeks, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memimpin penguatan dengan kenaikan 3,70 persen ke level 2.800. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga mencatat penguatan masing-masing 0,47 persen dan 1,98 persen. 

Sementara itu, saham EMAS menguat 1,60 persen ke level 7.925 dan PSAB naik 0,89 persen ke 565.

Penguatan sektor emas terjadi saat indeks bergerak konsolidatif dan sebagian saham berbasis komoditas lain masih berada dalam tekanan. 

Dengan bobot sektor yang relatif selektif, pergerakan emas menjadi kontras di tengah pasar yang cenderung berhati-hati menjelang penutupan.

Sebagai latar belakang, data yang dihimpun oleh Kabarbursa.com menunjukkan investor asing justru mencatat net sell pada sejumlah saham emas pada sesi siang. 

HRTA tercatat net foreign sell 2.613.400 saham dengan total jual 6.336.500 saham dan beli 3.723.100 saham. EMAS juga mengalami net sell 2.739.700 saham dengan total jual 3.558.900 saham dan beli 819.200 saham.

BRMS masuk daftar net foreign sell 23.819.700 saham, sementara ANTM mencatat net sell 29.126.900 saham pada sesi siang. 

Data ini menunjukkan adanya distribusi asing pada periode tengah hari sebelum harga kembali bergerak menguat menjelang penutupan.

Kontras antara tekanan jual asing pada sesi siang dan penguatan harga pada sore hari memperlihatkan dinamika pergerakan sektor emas di tengah IHSG yang masih bergerak terbatas. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait