Market Hari Ini 26 Nov 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Saham FILM Terus Menguat, Ternyata Ada Akumulasi dari JP Morgan

Penguatan FILM ternyata tidak lepas akumulasi dari JP Morgan Sekuritas Indonesia.

Penguatan FILM ternyata tidak lepas akumulasi dari JP Morgan Sekuritas Indonesia.

Logo MD Entertainment. (Foto: Dok. MD Entertainment)
Logo MD Entertainment. (Foto: Dok. MD Entertainment)

KABARBURSA.COM - Saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) tengah berada di zona hijau. Pada perdagangan Selasa, 25 November 2025, saham ini ditutup menguat sebesar 2,39 persen atau naik 175 poin ke level 7.500.

Dalam sepekan terakhir, FILM juga terpantau perkasa sebesar 25 persen. Pun dalam periode satu bulan terakhir, saham emiten perusahaan film dan rumah produksi ini meningkat  32,16 persen.

Penguatan FILM ternyata tidak lepas akumulasi dari JP Morgan Sekuritas Indonesia. Mengutip Stockbit, dalam sebulan periode 25 Oktober- 25 November 2025, broker dengan kode BK ini telah mengakumulasi FILM sebesar Rp248,8 miliar di harga rata-rata Rp7.230.

Tak hanya JP Morgan, investor asing juga masuk ke saham melalui beberapa broker lainnya. Seperti Samuel Sekuritas Indonesia (IF) yang masuk di harga rata-rata Rp6.102

Mandiri Sekuritas (CC) juga terpantau menyerok saham ini sebesar Rp24,3 miliar atau 38 ribu lot di rentang harga Rp6.138.  Tak ketinggalan, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) turut mengoleksi FILM senilai Rp12,5 miliar du harga rata-rata Rp6,106.

Dari sisi fundamental, FILM sebenarnya mencatak catatan kurang baik, terutama pada kuartal III 2025. Perusahaan membukukan rugi bersih Rp68,1 miliar, berbalik dari  Rp103,0 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan FILM sebenarnya naik dari Rp348,06 miliar menjadi Rp406,41 miliar. Namun, lonjakan beban pokok pendapatan menjadi Rp198,21 miliar, lebih besar dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp119,38 miliar.

Sementara itu, beban usaha mengalami hingga Rp244,81 miliar membuat perusahaan mencatat rugi usaha Rp36,6 miliar, padahal tahun lalu masih mencatat laba operasi Rp121,54 miliar.

Adapun dari sisi neraca, total aset perusahaan tercatat Rp3,85 triliun, relatif stabil dibanding akhir 2024.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait