Market Hari Ini 05 Aug 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Yunila Wati

Saham NCKL Melejit, ini Kata Analis soal Kinerja Positifnya

Analis Nafan Aji menilai lonjakan harga saham Harita Nickel (NCKL) sudah mencerminkan pertumbuhan kinerja keuangan semester I 2025.

Analis menilai lonjakan harga saham NCKL sudah mencerminkan pertumbuhan kinerja semester I 2025.

Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatat lonjakan signifikan dalam sebulan terakhir. (Foto: Dok. Trimegah Bangun Persada)
Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatat lonjakan signifikan dalam sebulan terakhir. (Foto: Dok. Trimegah Bangun Persada)

KABARBURSA.COM – Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatat lonjakan signifikan dalam sebulan terakhir, dengan kenaikan harga mencapai lebih dari 44 persen, seiring respons investor terhadap hasil kinerja keuangan semester I 2025 yang dirilis pekan lalu.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai kenaikan harga saham NCKL dalam sepekan terakhir yang mencapai sekitar 33,33 persen serta dalam sebulan sekitar 44,36 persen merupakan bentuk antisipasi dan reaksi pasar yang sudah mencerminkan hasil kinerja keuangan perseroan.

"Kenaikan harga NCKL dalam satu minggu terakhir sekitar 33,33 persen serta dalam satu bulan terakhir sekitar 44,36 persen ini sudah ter-price-in oleh adanya faktor hasil kinerja laporan keuangan semester I yang mengalami pertumbuhan dari sisi top line kemudian dan bottom line," ujar Nafan kepada KabarBursa.com, Selasa, 5 Agustus 2025.

Saham NCKL sempat ditutup menguat 13,99 persen pada Jumat, 1 Agustus 2025, dan kembali naik 12,27 persen pada sesi awal Senin, 4 Agustus 2025. 

Dalam laporan keuangan yang dirilis, Harita Nickel mencatatkan pendapatan sebesar Rp14,10 triliun sepanjang semester I 2025. Angka ini mencerminkan kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meskipun harga nikel global mengalami penurunan selama paruh pertama tahun ini.

Dari sisi laba bersih, perseroan membukukan laba sebesar Rp4,1 triliun yang diatribusikan kepada entitas induk, naik signifikan dibandingkan semester I 2024. Lonjakan laba ini ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi di lini RKEF dan HPAL, serta efisiensi biaya yang dihasilkan dari integrasi rantai pasok internal.

Kinerja yang solid ini memperkuat sentimen positif pasar yang telah dibangun sejak perseroan diumumkan masuk ke dalam FTSE4Good Index Series pada Juli 2025. Saham NCKL resmi masuk dua kategori indeks keberlanjutan global tersebut, yakni Emerging Markets Index dan ASEAN 5 Index.

Faktor lainnya yang memperkuat keyakinan investor adalah keberlanjutan proses audit sertifikasi ESG berbasis standar IRMA (Initiative for Responsible Mining Assurance) dan RMAP (Responsible Minerals Assurance Process). Proses audit lapangan IRMA tengah berlangsung sejak April 2025, sementara fasilitas-fasilitas NCKL telah atau sedang mengantongi sertifikasi RMAP.

Sebagai informasi, saham NCKL sempat bergerak konsolidatif pada kisaran Rp690–Rp715 sepanjang bulan Juli, sebelum akhirnya breakout secara teknikal pada awal Agustus. Aksi beli institusi asing tercermin dari data broker summary, dengan J.P. Morgan Sekuritas Indonesia menjadi akumulator utama pada perdagangan 1 Agustus 2025.

Lonjakan volume transaksi dan nilai beli bersih oleh investor asing semakin mengukuhkan saham NCKL sebagai salah satu emiten tambang nikel dengan eksposur ESG yang paling menonjol di pasar domestik saat ini. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait