Market Hari Ini 04 Aug 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Saham NCKL Sudah Terbang 18 Persen, usai Akumulasi J.P. Morgan?

Saham Harita Nickel (NCKL) reli 3 hari berturut-turut dengan lonjakan volume dan akumulasi J.P. Morgan Sekuritas Indonesia.

Saham NCKL melonjak 18 persen usai aksi beli J.P. Morgan dan sentimen ESG. Apakah tren ini berlanjut?

Reli harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) terus berlanjut dan kini memasuki fase yang kian menarik. (Foto: Dok. Trimegah Bangun Persada)
Reli harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) terus berlanjut dan kini memasuki fase yang kian menarik. (Foto: Dok. Trimegah Bangun Persada)

Daftar Isi

  1. 01 Aksi J.P. Morgan Jadi Pemicunya?

KABARBURSA.COM – Reli harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) terus berlanjut dan kini memasuki fase yang kian menarik secara teknikal maupun fundamental. 

Hingga pukul 14:01 WIB pada perdagangan Senin, 4 Agustus 2025, saham NCKL diperdagangkan di level Rp965, melonjak 18,40 persen atau bertambah 150 poin dari posisi penutupan sebelumnya. 

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp295,82 miliar dengan volume perdagangan yang jauh melampaui rata-rata hariannya (48,04 juta lot), menandai lonjakan minat beli yang sangat signifikan.

Reli ini merupakan kelanjutan dari penguatan dua hari sebelumnya, di mana harga saham NCKL naik 13,99 persen pada Jumat, 1 Agustus 2025 dan 12,27 persen pada awal sesi Senin, sebelum kembali menguat menjelang akhir sesi siang. Secara kumulatif, saham ini telah menguat lebih dari 40 persen hanya dalam tiga hari perdagangan.

Sumber: Tangkapan layar Stockbit

Grafik intraday menunjukkan kecenderungan tren naik yang konsisten sejak pembukaan pasar. 

Tidak hanya stabil, pergerakan harga juga menunjukkan pola higher high dan higher low, ciri klasik dari tren bullish yang sehat. 

Tekanan jual yang muncul di sesi pagi berhasil diredam oleh serapan beli lanjutan menjelang tengah hari, sebelum harga kembali naik dan mendekati level psikologis Rp1.000.

Aksi J.P. Morgan Jadi Pemicunya?

Apa pemicunya? Salah satu katalis penting datang dari data broker summary yang memperlihatkan bahwa J.P. Morgan Sekuritas Indonesia (BK) menjadi akumulator utama pada perdagangan Jumat, 1 Agustus 2025. Total nilai pembelian saham NCKL oleh broker ini mencapai Rp15,1 miliar dengan volume 190.716 lot. 

Akumulasi bersih oleh J.P. Morgan menandai adanya minat kuat dari investor institusi asing terhadap saham ini.

Momentum harga saham yang naik pesat ini juga berlangsung beriringan dengan penguatan narasi ESG (Environmental, Social, and Governance) dari emiten. 

Harita Nickel telah resmi masuk ke dalam FTSE4Good Index Series per Juli 2025 untuk dua kategori utama: Emerging Markets Index dan ASEAN 5 Index. 

Masuknya NCKL ke dalam indeks ESG global ini secara signifikan meningkatkan visibilitas perusahaan di mata investor yang memiliki mandat keberlanjutan.

Head of Investor Relations Harita Nickel, Lukito Gozali, menegaskan, pencapaian ESG Harita Nickel bukan sekadar simbolik. Emiten ini saat ini menjalani audit ketat berdasarkan standar The Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA) yang dimulai sejak Oktober 2024 dan kini telah memasuki tahap audit lapangan sejak April 2025. 

“Dengan mengikuti standar tertinggi dalam industri pertambangan global, kami ingin memastikan bahwa praktik kami tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan,” ujar dia dalam siaran pers Jumat.

Selain IRMA, fasilitas-fasilitas milik NCKL juga tengah menjalani proses sertifikasi RMAP (Responsible Minerals Assurance Process) yang diakui oleh Responsible Minerals Initiative (RMI). PT Halmahera Persada Lygend telah lebih dulu tersertifikasi sejak 2024, sementara PT Obi Nickel Cobalt menyusul tahun ini. 

Dengan masuknya perusahaan ke dalam sistem sertifikasi dan indeks ESG internasional, maka basis investor institusional yang dapat mengakses saham ini semakin luas.

Dari sudut pandang teknikal, saham NCKL juga menunjukkan karakteristik breakout murni yang terkonfirmasi oleh volume. Sebelum reli dimulai, harga sempat bergerak mendatar di kisaran Rp690–Rp715.

 Kenaikan yang terjadi sejak 1 Agustus menciptakan lompatan harga dari zona konsolidasi langsung menuju level Rp900-an dengan momentum yang terus berlanjut. RSI yang tinggi belum mengindikasikan distribusi, seiring volume yang terus meningkat.

Data rotasi sektor STARS per awal Agustus menempatkan NCKL di kuadran "Hope", jauh meninggalkan indeks sektoral IDXBASIC. Pergerakan ini menjadi validasi visual bahwa rotasi positif telah terjadi dan kemungkinan besar masih akan berlanjut, seiring sentimen ESG dan aksi akumulasi institusi asing masih mendominasi. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait