Market Hari Ini 03 Aug 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Saham Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Sentuh Rp1.685, Sinyal Bullish Kian Kokoh

Saham PGEO ditutup naik 1,81 persen ke Rp1.685 dengan sinyal teknikal yang mayoritas mengarah beli. Tren bullish semakin kuat, investor disarankan memantau peluang buy on weakness.

Saham PGEO menguat ke Rp1.685 dengan sinyal teknikal bullish. Investor disarankan cermati peluang buy on weakness di tengah tren positif energi hijau.

Pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang berlokasi di kawasan pegunungan.
Pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang berlokasi di kawasan pegunungan.

KABARBURSA.COM - Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan 1 Agustus 2025. Harga saham emiten energi panas bumi ini ditutup naik 1,81 persen ke level Rp1.685 per saham, setelah sempat bergerak di rentang Rp1.605 hingga Rp1.705. 

Dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp69,94 triliun, PGEO semakin menjadi sorotan di tengah meningkatnya minat investor terhadap sektor energi terbarukan.

Dari sisi teknikal, sinyal yang muncul mayoritas mengarah ke tren positif. Seluruh indikator moving average, mulai dari MA5 hingga MA200, memberikan rekomendasi beli. Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga saham berada dalam fase kenaikan yang kuat dan stabil. Harga saat ini juga tercatat jauh di atas rata-rata pergerakan jangka panjangnya, menegaskan tren bullish yang solid.

Indikator lain turut memperkuat sinyal tersebut. Relative Strength Index (RSI) berada di level 75,6 yang menandakan area jenuh beli, namun belum ada indikasi pembalikan arah yang signifikan. Stochastic dan MACD juga mengonfirmasi sinyal beli, sementara Average Directional Index (ADX) di angka 47,6 menunjukkan tren yang kuat. 

Beberapa indikator seperti Williams %R dan Stochastic RSI memang telah masuk ke zona overbought, tetapi kondisi ini masih mencerminkan minat beli yang besar dari pelaku pasar.

Meski demikian, ada catatan kecil dari Ultimate Oscillator yang memberikan sinyal jual, walau relatif lemah. Ini menjadi peringatan bagi investor untuk tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.

Dari perspektif pivot point, level support terdekat berada di kisaran Rp1.543, sedangkan resistance utama berada di Rp1.708 hingga Rp1.796. Jika harga berhasil menembus resistance tersebut, peluang bagi PGEO untuk kembali mendekati rekor tertingginya di Rp1.855 terbuka lebar.

Dengan tren positif yang kuat, dukungan teknikal yang solid, serta prospek cerah di sektor energi hijau, PGEO masih layak menjadi pilihan menarik bagi investor jangka menengah hingga panjang. Namun, bagi investor yang ingin masuk, strategi menunggu koreksi atau buy on weakness di area support bisa menjadi langkah yang lebih bijak. 

Sementara bagi yang sudah memegang saham ini, mempertahankan posisi tampaknya menjadi opsi yang tepat sembari tetap mengelola risiko secara disiplin.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait