Market Hari Ini 30 Nov 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Saham Vale (INCO) Tersungkur Selama Sepekan, Ada Apa?

Dalam sepekan, saham INCO melemah sebesar 3,05 persen di harga rata-rata Rp3.800 hingga Rp4.050.

Dalam sepekan, saham INCO melemah sebesar 3,05 persen di harga rata-rata Rp3.800 hingga Rp4.050.

Fasilitas yang dimiliki dan dikelola oleh Vale Indonesia (INCO). (Foto: Dok. Vale Indonesia)
Fasilitas yang dimiliki dan dikelola oleh Vale Indonesia (INCO). (Foto: Dok. Vale Indonesia)

KABARBURSA.COM - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terpantau masih berada di zona merah selama satu pekan periode 24-28 November 2025.

Mengutip data perdagangan Stockbit, dalam sepekan, saham INCO melemah sebesar 3,05 persen di harga rata-rata Rp3.800 hingga Rp4.050.

Adapun dibpenutupan terakhir, atau Jumat, 28 November 2025, saham emiten pertambangan nikel ini ditutup anjlok 3,29 persen ke level Rp3.820.

Jika melihat orderbook broker summary yang dicatat Stockbit, selama  sepekan periodr 24-28 November 2025, investor asing terlihat melakukan distribusi terhadap saham INCO.

Yang pertama, broker CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) menampung buangan investor asing terhadap saham INCO sebesar Rp13 miliar di harga rata-rata Rp3.880.

Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) turut melakukan distribusi saham INCO senilai Rp11.2 miliar di kisaran harga Rp3.878.

Penjualan jumbo juga terpantau dilakukan Verdhana Sekuritas Indonesia (BB) dan DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DP) yang masing-masing menjual INCO Rp8.4 miliar dan Rp2.4 miliar di harga rata-rata Rp3.853 serta Rp3.897.

Meski demikian, investor asing juga tampak mulai melakukan akumulasi INCO melalui beberapa broker besar. Seperti J.P Morgan Sekuritas Indonesia (BK) yang membeli Rp5.4 miliar di harga rata-rata Rp3.858.

Ada juga broker Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) senilai Rp2.9 miliar, OCBC Sekuritas Indonesia (TP) Rp1.5 miliar, dan UBS Sekuritas Indonesia (AK) Rp1.3 miliar.

Berdasarkan data konsensus dari 28 analis yang dihimpun dari Stockbit, mayoritas analis memberikan rekomendasi beli (buy) untuk emiten produsen nikel tersebut.

Dari total 28 analis, 23 analis menyarankan beli, sementara 4 analis memberikan rekomendasi tahan dan hanya 1 analis merekomendasikan jual.

Sejalan dengan itu, konsensus pasar juga menetapkan target harga rata-rata saham INCO di level Rp5.308 per saham, jauh lebih tinggi dibandingkan harga pasar yang saat ini berada di posisi Rp3.820.

Sementara itu, pasar menetapkan harga dengan estimasi tertinggi mencapai Rp7.500 dan estimasi terendah Rp4.000.(*) 


 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait