PREMIUM Market Hari Ini 19 Apr 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Sektor Perbankan: Tulang Punggung BEI, Magnet Investor (2)

Salah satu daya tarik utama dari sektor ini adalah daftar panjang bank-bank publik yang telah melantai di bursa.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), sektor perbankan merupakan salah satu pilar utama yang menopang kekuatan pasar saham nasional.

Ilustrasi kinerja bank-bank besar. (Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa.com)
Ilustrasi kinerja bank-bank besar. (Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa.com)

KABARBURSA.COM - Di Bursa Efek Indonesia (BEI), sektor perbankan merupakan salah satu pilar utama yang menopang kekuatan pasar saham nasional. Tidak heran jika banyak investor, baik ritel maupun institusi, menjadikan saham bank sebagai pilihan utama dalam portofolio mereka. 

Salah satu daya tarik utama dari sektor ini adalah daftar panjang bank-bank publik yang telah melantai di bursa, mulai dari bank besar beraset raksasa hingga bank digital yang mengusung inovasi finansial berbasis teknologi.

Hingga tahun 2025, tercatat lebih dari 40 bank telah menjadi perusahaan terbuka di BEI. Ini termasuk bank-bank milik negara (BUMN), bank swasta nasional, bank asing, hingga bank pembangunan daerah yang mengakses pasar modal demi mendukung ekspansi bisnisnya.

Beberapa bank papan atas yang sahamnya sangat populer dan likuid antara lain:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank swasta terbesar di Indonesia, yang dikenal karena manajemen risiko yang konservatif dan profitabilitas tinggi.
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), fokus pada pembiayaan UMKM dan mikro, serta menjadi bank dengan jaringan terluas.
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), bank milik negara dengan fokus pada segmen korporasi dan wholesale banking.
  4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), memiliki diversifikasi kredit yang kuat di sektor korporasi dan komersial.

Selain para raksasa tersebut, pasar juga menyambut antusias kehadiran bank-bank digital dan menengah seperti:

  • PT Bank Jago Tbk (ARTO), yang bertransformasi menjadi bank digital dan terintegrasi dengan ekosistem Gojek dan Tokopedia.
  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), menawarkan layanan perbankan digital yang menarik perhatian generasi muda.
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), anak usaha BRI yang fokus pada digitalisasi pembiayaan mikro.
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), pionir bank digital berbasis syariah.
  • PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR), dikenal lewat produk Tunaiku yang menyasar pinjaman digital tanpa agunan.

Investor publik memiliki akses untuk membeli saham bank-bank ini melalui broker resmi yang terdaftar di OJK dan BEI. Saham-saham bank yang telah go public dan memiliki kode emiten di bursa bisa dibeli di pasar reguler, baik melalui aplikasi perdagangan online maupun secara manual lewat perusahaan sekuritas. 

PREMIUM Premium Content

Artikel premium ini hanya tersedia untuk Member

Anda dapat membuka artikel ini secara individual dengan harga Rp35.000. Jika sudah berlangganan, silakan login untuk melanjutkan membaca melalui dashboard premium Anda.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait