Market Hari Ini 06 Dec 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Sepekan Perdagangan Saham Eropa: Kenaikan Tipis di Tengah Sentimen Inflasi

Indeks acuan STOXX 600 stabil di 578,87 poin setelah mencatat reli tiga hari berturut-turut

Saham Eropa bergerak datar pada Jumat (5/12), menutup pekan dengan kenaikan margina

Indeks acuan STOXX 600 stabil di 578,87 poin setelah mencatat reli tiga hari berturut-turut
Indeks acuan STOXX 600 stabil di 578,87 poin setelah mencatat reli tiga hari berturut-turut

KABARBURSA.COM - Saham Eropa bergerak datar pada Jumat (5/12), menutup pekan dengan kenaikan marginal, sementara investor tetap menyoroti laporan inflasi AS yang dinanti-nantikan, memperkuat prediksi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pekan depan.

Indeks acuan STOXX 600 stabil di 578,87 poin setelah mencatat reli tiga hari berturut-turut. Secara mingguan, indeks ini mencatat kenaikan 0,4 persen, melanjutkan tren positif pekan sebelumnya. Saham-saham Jerman (DAX) mencatat penguatan 0,7 persen setelah Kanselir Friedrich Merz berhasil mengamankan mayoritas absolut untuk rancangan undang-undang pensiun, menghindari krisis politik yang mengancam.

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), indikator inflasi pilihan The Fed, naik 0,3 persen pada September, sesuai ekspektasi analis. Data ini menegaskan kemungkinan The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin pekan depan, dengan probabilitas 87,2 persen menurut alat FedWatch CME Group. Sentimen pasar terdorong setelah data inti PCE sedikit di bawah perkiraan, memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga. Fiona Cincotta, analis senior City Index, menyebut, “Langkah The Fed akan berdampak signifikan terhadap sentimen risiko global.”

Komentar bernada dovish dari beberapa pejabat The Fed semakin memperkokoh prediksi pemangkasan suku bunga. Di STOXX 600, sektor otomotif dan komponen menjadi primadona pekan ini, mencatat kenaikan 5,6 persen, didorong rencana pemerintah AS membatalkan aturan efisiensi bahan bakar yang difinalisasi pemerintahan Biden. Pada Jumat, sektor ini menguat 1,5 persen, menyalip kinerja sektor lainnya.

Subindeks ritel juga mencatat lonjakan 5 persen sepanjang pekan, didukung penjualan November yang positif dari Inditex, pemilik Zara, sebagai indikator utama industri fesyen cepat global. Saham teknologi naik 2,7 persen, sementara sektor sumber daya dasar melesat 3,2 persen berkat harga logam yang menguat, termasuk tembaga yang menembus rekor tertinggi pada Jumat.

Citigroup menetapkan target 640 untuk STOXX 600 pada 2026, sambil meningkatkan peringkat sektor otomotif, industri, kimia, dan sumber daya dasar, dengan alasan dorongan fiskal pada tahun mendatang. Sebaliknya, saham Swiss Re anjlok 6,5 persen, menjadi yang terburuk di indeks utama setelah menurunkan target 2026 di bawah ekspektasi analis, sehingga indeks asuransi melemah 0,66 persen.

Indeks minyak dan gas tertinggal, turun 1 persen pada Jumat. Penyedia teknologi LNG, GTT, melemah 2,7 persen setelah Goldman Sachs memproyeksikan laba jangka pendek perusahaan di bawah konsensus, disertai rekomendasi netral awal. Big Yellow Group turun 4,3 persen setelah menghentikan pembicaraan potensi kesepakatan dengan Blackstone.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait