Market Hari Ini 15 Feb 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Siapa Tampung dan Lepas Saham BUMI Sepekan Terakhir?

Net buy BUMI mencapai Rp854,7 miliar pada 9–13 Februari 2026 dengan rotasi transaksi aktif antarbroker besar.

Net buy BUMI mencapai Rp854,7 miliar pada 9–13 Februari 2026 dengan rotasi transaksi aktif antarbroker besar.

Volume bersih mencapai 29,8 juta lot dengan frekuensi 29,1 ribu kali transaksi, di tengah pergerakan harga yang naik 8,15 persen dalam salah satu sesi pekan tersebut. (Foto: Dok. Bumi Resources)
Volume bersih mencapai 29,8 juta lot dengan frekuensi 29,1 ribu kali transaksi, di tengah pergerakan harga yang naik 8,15 persen dalam salah satu sesi pekan tersebut. (Foto: Dok. Bumi Resources)

KABARBURSA.COM – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat net buy Rp854,7 miliar sepanjang 9–13 Februari 2026. Volume bersih mencapai 29,8 juta lot dengan frekuensi 29,1 ribu kali transaksi, di tengah pergerakan harga yang naik 8,15 persen dalam salah satu sesi pekan tersebut.

Selama periode itu, BUMI diperdagangkan dengan nilai transaksi harian yang aktif. Pada salah satu sesi, volume mencapai 112,32 juta lot dengan nilai Rp317,4 miliar dan frekuensi 186.756 kali, saat harga ditutup di level 292.

Di balik net buy sepekan tersebut, distribusi dan akumulasi tercatat bergantian antarbroker. Pada 9 Februari, OSO Sekuritas Indonesia (AD) mencatat pembelian Rp114,1 miliar atau 4,8 juta lot pada harga rata-rata 236.

Di hari yang sama, Harita Kencana Sekuritas (AF) dan Kiwoom Sekuritas Indonesia (AG) juga masuk daftar pembeli. Sementara di sisi jual, Amantara Securities Indonesia (YO) melepas Rp156,5 miliar atau 6,6 juta lot pada harga rata-rata 236.

Memasuki 10 Februari, RHB Sekuritas Indonesia (DR) menjadi pembeli terbesar dengan Rp86,2 miliar. Yuanta Sekuritas Indonesia (SS) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) turut mencatat pembelian di atas Rp50 miliar.

Namun tekanan jual hari itu datang dari Amantara Securities Indonesia (YO) sebesar Rp270,8 miliar. UBS Sekuritas Indonesia (AK) juga melepas Rp159,5 miliar dalam sesi yang sama.

Pada 11 Februari, Semesta Indovest Sekuritas (MG) memimpin akumulasi Rp214 miliar atau 8 juta lot pada harga rata-rata 267. UBS Sekuritas Indonesia (AK) ikut membeli Rp99,7 miliar.

Distribusi terbesar hari itu kembali berasal dari Amantara Securities Indonesia (YO) sebesar Rp402 miliar. RHB Sekuritas Indonesia (DR) dan Mandiri Sekuritas (CC) turut mencatat penjualan.

Tanggal 12 Februari menunjukkan perubahan arah. Stockbit Sekuritas Digital (XL) membeli Rp75 miliar, diikuti Semesta Indovest Sekuritas (MG) Rp48,7 miliar dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) Rp44 miliar.

Sementara di sisi jual, UBS Sekuritas Indonesia (AK) melepas Rp126,9 miliar. Amantara Securities Indonesia (YO) dan RHB Sekuritas Indonesia (DR) juga mencatat distribusi signifikan.

Pada 13 Februari, UBS Sekuritas Indonesia (AK) justru menjadi pembeli terbesar dengan Rp300,3 miliar atau 10,6 juta lot pada harga rata-rata 284. BCA Sekuritas (SQ) dan CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) juga masuk daftar pembeli.

Di sisi distribusi, Ina Sekuritas Indonesia (RB) melepas Rp200 miliar. Amantara Securities Indonesia (YO) kembali muncul sebagai penjual dengan Rp174,6 miliar.

Jika dirangkum selama sepekan, pola transaksi BUMI menunjukkan rotasi cepat antarbroker aktif. Beberapa nama konsisten muncul di sisi jual, sementara pembeli berganti dari hari ke hari.

Net buy Rp854,7 miliar dalam periode 9–13 Februari 2026 mencerminkan akumulasi bersih di tengah distribusi besar pada beberapa sesi. 

Data tersebut mengacu pada transaksi pasar reguler Bursa Efek Indonesia sepanjang pekan perdagangan tersebut. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait