Market Hari Ini 16 Jan 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Simak, Lima Saham yang Diborong UBS Sekuritas pada Pekan ini

Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) tercatat sebagai emiten yang diborong UBS dengan nilai terbesar

Aktivitas perdagangan dari UBS Sekuritas Indonesia (AK) terpantau membeli sejumlah saham-saham besar pada pekan ini periode 12-15 Januari 2026.

Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com)
Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM - Aktivitas perdagangan dari UBS Sekuritas Indonesia (AK) terpantau membeli sejumlah saham-saham besar pada pekan ini periode 12-15 Januari 2026.

Merujuk data perdagangan Stockbit, pada periode tersebut saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) tercatat sebagai emiten yang diborong UBS dengan nilai terbesar. 

Broker dengan kode AK ini membukukan nilai pembelian saham ADRO mencapai Rp296,2 miliar dengan volume sekitar 1,3 juta lot di harga rata-rata Rp.2.226. Besarnya nilai ini menjadikan ADRO sebagai salah satu saham yang paling aktif diserap UBS pada pekan ini.

Selanjutnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga masuk dalam daftar pembelian utama. UBS  mencatat nilai beli saham ANTM sekitar Rp190,2 miliar dengan harga rata-rata di kisaran Rp3.934.

Di bawahnya, terdapat PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai beli Rp177,3 miliar dan volume yang cukup besar yakni 25,3 juta lot pada harga rata-rata Rp70.

Sementara itu, saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masuk ke dalam jajaran lima besar pembelian UBS pekan ini.

BBCA dibeli dengan nilai Rp159,6 miliar dengan harga rata-rata Rp8.048, sedangkan UBS menyerok saham BBRI dengan nilai beli sekitar Rp139,3 miliar di harga rata-rata Rp3.747.

Di sisi lain, aktivitas penjualan UBS juga terlihat cukup menonjol di beberapa saham. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi emiten dengan nilai jual terbesar mencapai Rp191,6 miliar dengan volume 4 juta lot di harga rata-rata Rp436.

Berikutnya, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tercatat dijual UBS senilai Rp182,2 miliar dengan volume 249.116 lot di harga rata-rata Rp7.128.

Selain itu, UBS juga mencatatatkan penjualan pada sahan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) sebesar Rp72,9 miliar, PT PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK sekitar Rp72,7 miliar, serta PT Indika Energi Tbk (INDY) dengan nilai jual Rp32,7 miliar.

Harga rata-rata jual pada saham-saham tersebut berada di kisaran Rp9.251 untuk RATU, Rp7.578 untuk CBDK, dan Rp3.235 untuk saham INDY.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait