Market Hari Ini 06 Jan 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Tim Editorial

Simak, Lima Saham yang Turun Tajam di Tengah Penguatan IHSG

Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di rentang 8.839 hingga 8.940 dengan total transaksi pasar mencapai Rp33 triliun dari volume 677 juta lot dan frekuensi 4,36 juta kali.

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 8.933, menguat 74 poin atau 0,84 persen pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2025.

Ilustrasi pergerakan saham. Foto: dok KabarBursa.com
Ilustrasi pergerakan saham. Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 8.933, menguat 74 poin atau 0,84 persen pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2025.

Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di rentang 8.839 hingga 8.940 dengan total transaksi pasar mencapai Rp33 triliun dari volume 677 juta lot dan frekuensi 4,36 juta kali.

Meski indeks berhasil menguat, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham, khususnya di papan reguler. Sejumlah emiten mencatatkan koreksi cukup dalam dan masuk dalam daftar lima saham dengan penurunan terdalam pada penutupan perdagangan.

Saham MPXLmenjadi salah satu penekan utama setelah turun 36 poin atau 14,40 persen ke level 214. Tekanan juga dialami saham KLAS usai terkoreksi 17 poin atau 14,29 persen ke level 102.

Saham CPRO turut melemah 12 poin atau 13,95 persen ke harga 74. Selain itu, ada juga saham YOII yang turun 15 poin atau 11,54 persen ke level 115.

Terakhir, ada saham PORT yang hari ini mengalami pelemahan sebesar 11,23 persen atau turun 155 poin ke level 1.225.

Di sisi lain, pergerakan sektor pada perdagangan hari ini menunjukkan kecenderungan menguat secara merata.

Sektor basic industry tercatat menguat 3,35 persen, menempati posisi teratas dalam daftar sektor berkinerja terbaik.

Penguatan tersebut mengungguli sektor industrial yang naik 2,14 persen, serta sektor energi yang menguat 1,62 persen sepanjang sesi perdagangan.

Kinerja positif juga terlihat pada sektor Teknologi yang naik 1,57 persen, disusul sektor properti yang mencatatkan kenaikan 1,34 persen. Sektor non-cyclical turut bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,73 persen, sementara sektor keuangan naik 0,66 persen.

Di sisi lain, sektor infrastruktur mengalami penguatan lebih terbatas sebesar 0,86 persen, sektor cyclical naik 0,22 persen, dan sektor kesehatan mencatatkan kenaikan tipis 0,17 persen.

Berbeda dengan sektor lainnya, sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan penurunan 0,89 persen. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait