Market Hari Ini 04 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

SOHO Amankan Kredit BCA Rp150 Miliar, Buat Apa?

Fasilitas ini juga memberikan fleksibilitas pendanaan dalam menjaga kelangsungan operasional perusahaan.

SOHO amankan kredit BCA Rp150 miliar untuk modal kerja dan fleksibilitas pendanaan.

PT Soho Global Health Tbk (SOHO) memperpanjang fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan plafon pinjaman bergulir hingga Rp150 miliar. (Foto: Dok. Soho)
PT Soho Global Health Tbk (SOHO) memperpanjang fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan plafon pinjaman bergulir hingga Rp150 miliar. (Foto: Dok. Soho)

KABARBURSA.COM – PT Soho Global Health Tbk (SOHO) memperpanjang fasilitas kredit dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan plafon pinjaman bergulir hingga Rp150 miliar untuk mendukung kebutuhan modal kerja. 

Fasilitas ini juga memberikan fleksibilitas pendanaan dalam menjaga kelangsungan operasional perusahaan.

Corporate Secretary SOHO Yuliana Tjhai menyampaikan bahwa perpanjangan fasilitas kredit ini diarahkan untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.

“Fasilitas ini digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja serta memberikan fleksibilitas pembiayaan bagi Perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu, 4 April 2026.

Ia menambahkan, mekanisme fasilitas memungkinkan perusahaan melakukan penarikan dana sesuai kebutuhan. 

“Perseroan dapat melakukan penarikan berdasarkan utilisation request sesuai kebutuhan operasional,” kata dia.

Fasilitas utama yang diperpanjang berupa pinjaman bergulir (revolving loan) dengan nilai maksimum Rp150 miliar. Selain itu, SOHO juga memperoleh fasilitas tambahan berupa bank garansi sebesar Rp450 miliar serta letter of credit senilai USD3,2 juta.

Perjanjian fasilitas ini ditandatangani pada 2 April 2026 antara SOHO bersama entitas anaknya dengan BCA sebagai kreditur. Fasilitas tersebut memiliki tenor hingga 28 Juli 2028 dengan opsi perpanjangan sampai 28 Juli 2029.

Dari sisi struktur biaya, pinjaman ini dikenakan bunga dengan skema margin 2 persen ditambah Compounded IndONIA 90 hari. Ketentuan ini mencerminkan struktur bunga mengambang yang mengikuti pergerakan suku bunga pasar domestik.

Transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi material karena nilainya berada di atas 20 persen dari ekuitas perusahaan, namun tidak melebihi 50 persen. Dengan demikian, transaksi tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam perjanjian, fasilitas kredit juga dilengkapi dengan jaminan berupa perjanjian penanggungan dan jaminan perusahaan. Struktur ini memberikan kepastian bagi kreditur terhadap kewajiban pembayaran dari pihak peminjam.

SOHO menyatakan bahwa perpanjangan fasilitas ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan likuiditas. 

Perusahaan memanfaatkan fasilitas perbankan untuk menjaga stabilitas arus kas di tengah kebutuhan operasional yang dinamis.

Langkah ini juga memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengelola kebutuhan pembiayaan secara lebih fleksibel, terutama dalam mendukung distribusi dan operasional di sektor kesehatan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait